oleh

SATU PELAKU MASIH DPO

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Penganiayaan Pelajar di Limapuluh Kota Hingga Tewas

LIMAPULUH KOTA (Metrans)

Penyidik Satreskrim Polres Limapuluh Kota menetapkan seorang tersangka terkait kematian seorang pelajar berinisial MS (16), warga Jorong Koto Malintang, Kenagarian Bukik Limbuku, Kecamatan Harau.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo melalui Kasat Rekrim, AKP Anton Luther mengatakan, tersangka tersebut yakni seorang petani berinisial ME (39) yang merupakan orang tua dari anak yang sebelumnya diduga berkelahi dengan korban. ME ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (26/11) setelah diperiksa secara intensif oleh penyidik.


Tersangka yang merupakan warga Jorong Boncah itu ditetapkan dalam perkara secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang (anak) yang mengakibatkan kematian. Tersangka diduga menganiaya korban bersama seorang adiknya yang kini buron.

"Iya, dalam perkara meninggalnya seorang pelajar karena diduga dianiaya secara bersama-sama yang terjadi Minggu 25 November 2019 sekitar pukul 23.30 WIB, kita telah menetapkan 1 orang tersangka dan 1 orang lagi buron (DPO)," ungkap AKP Anton Luther.

Ia mengatakan, penganiayaan tersebut dilakukan tersangka dan adik kandungnya dengan cara mencari korban ke sebuah acara pesta pernikahan yang juga ada hiburan orgen tunggal. Pada saat itu terasangka dan adiknya melihat korban, lalu mereka menunggu korban pulang dan melakukan penganiyaan.

"Saat akan pulang, di lokasi yang keadaan gelap, tersangka menghadang korban sambil bertanya 'kamu yang memukul anak saya' dan langsung memukul korban dengan sebuah batu. Lalu adik tersangka dari belakang menusuk korban dengan sebilah pisau sehingga korban pingsan. Setelah melihat korban pingsan, keduanya lansung melarikan diri menuju rumah," tambah dia.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya batu, sensual tersangka yang tertinggal di TKP. Kini, tersangka ME ditahan di Mapolres Limapuluh Kota guna pemrosesan lebih lanjut.

[Lili Yuniati]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru