oleh



Polresta Padang Terbitkan Ribuan Smart SIM, Ada Rekam Jejak Pelanggaran dan Kecelakaan

PADANG (Metrans)

Satlantas Polresta Padang telah menerbitkan lebih kurang 3.100 lembar Smart SIM dari sekitar 13.000 pemegang SIM sementara di wilayah hukum Polresta Padang.

Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya melalui Kanit Regiden, Iptu Ramadani mengatakan, sebelumnya pemohon SIM hanya diberikan SIM sementara berbentuk kertas selembar karena blangko SIM yang sudah tidak ada sejak awal bulan September 2019.


"Hingga sekarang, dari sekitar 13.000 pemegang SIM sementara, 3.100-an pemegang SIM sementara itu sudah kita terbitkan blangko SIM aslinya. Bahkan sudah smart SIM," kata dia kepada Metrans, Senin (30/9).

Ia menyatakan, ada beberapa perbedaan SIM sebelumnya dengan Smart SIM. Salah satunya yaitu rekaman data forensik pemegang SIM.

"Smart SIM ini merekam data forensik pengemudi. Lebih jauh juga kita bisa mengetahui forensik kepolisian yang berkaitan si pengemudi. Kemudian, pelanggaran yang dilakukan pengemudi juga terekam dalam SIM Pintar tersebut," lanjut dia.

Lebih lanjut kata dia, data lain yang akan termuat dalam Smart SIM adalah data rekam jejak kecelakaan yang dialami si pengguna. Dengan demikian, rekam jejak pengemudi yang terekam dalam chip Smart SIM akan menjadi bahan evaluasi.

"Selain itu, Smart SIM juga dapat berfungsi sebagai uang elektronik untuk membayar parkir, tol, maupun berbelanja. Pemiliknya dapat mengisi saldo maksimal Rp 2 juta," tambahnya.

Sementara, di sisi keunggulan, yang sangat penting yaitu adalah bagaimana kita mencatat perilaku pengemudi, ketika pengemudi melakukan pelanggaran lalu lintas itu tercatat pada chip kartu dan server.

Selain fungsi, Smart SIM juga mendapat perubahan secara tampilan atau desain. Kartu tersebut berwarna merah-putih, disertai tulisan "Indonesia" di bagian atas.

Kemudian tertera identitas pemilik SIM, yakni nama, tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, alamat, dan pekerjaan.

Terdapat pula dua foto pemilik. Salah satu foto berwarna, sementara satu foto lain berada di pojok kanan bawah, berukuran lebih kecil dan tidak berwarna.

Di bagian belakang Smart SIM, warnanya berlatar putih. Ini berbeda dengan desain SIM sebelumnya yang berwarna latar belakang biru.

Keterangan seperti "nama" dan "alamat" dihilangkan dari Smart SIM. Mereka pun menambah keterangan golongan darah, yang bertujuan agar pemberian darah dapat dilakukan dengan cepat seandainya terjadi hal darurat.

Sebelumnya, Smart SIM atau SIM Pintar resmi diluncurkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Peluncuran itu bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64, yang diselenggarakan di Gedung Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/9).

[Raihan Al Karim]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru