oleh

DESEMBER DIPREDIKSI MENINGKAT

Polresta Padang Ungkap 16 Kasus Narkoba dengan 28 Tersangka Selama November 2019

PADANG (Metrans)

Sepanjang bulan November 2019, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Padang dalam operasi tumpas bandar ungkap 16 kasus dengan 28 tersangka yang di antaranya adalah wanita. Hal itu diungkap dalam konferensi pers yang digelar Polresta Padang, Senin (2/12).

Para tersangka yang memakai baju oren yang bertuliskan 'tahanan', terlihat dihadirkan dalam konferensi pers tersebut. Selain itu, barang bukti (BB) pun terlihat tersusun di atas meja, berupa ganja kering siap edar serta sabu-sabu.


Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengungkapkan, pihaknya berhasil meringkus para tersangka bersama barang bukti berupa 1.004 gram ganja kering siap edar, serta sabu seberat 51,57 gram.

"Sebanyak 28 tersangka diringkus, tiga di antaranya merupakan target operasi yang telah lama diintai oleh Satresnarkoba Polresta Padang," ujar Yulmar didampingi Wakapolres, AKBP Haris Hadis, Senin (2/12).

Dari hasil tangkapan itu, kata dia, peran dari para tersangka berbeda-beda. Ada yang sebagai kurir, ada yang sebagai penjual yang beraksi di tempat-tempat hiburan dan peran lainnya.

Lebih lanjut kata dia, semua tersangka akan dilakukan dan menjalankan pemrosesan hukum sebagaimana mestinya. Sementara untuk barang bukti, kebanyakan berasal dari Kota Pekanbaru, Medan, dan Aceh yang merupakan daerah pemasok terbesar yang tersebar di Kota Padang.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polresta Padang, sambung Yulmar, untuk pemasok sabu terbanyak berasal dari Kota Pekanbaru. Sementara pemasok ganja terbanyak yakni dari Kota Medan dan Aceh yang beredar di Kota Padang.

"Berdasarkan pertimbangan kami, pada bulan Desember penyalahgunaan narkotika akan meningkat, di mana berkaitan dengan perayaan tahun baru. Tentu jumlah konsumen akan meningkat," tambahnya lagi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Yulmar, pihaknya akan menurunkan personel ekstra yang akan menyasar lokasi-lokasi yang di tenggarai sebagai lokasi pesta serta jalur masuknya barang haram tersebut ke Kota Padang.

Kemudian pihaknya akan menyisiri tempat-tempat hiburan yang ditenggarai sebagai lokasi pesta narkoba. Selain itu, juga akan menempatkan personel di lokasi-lokasi perbatasan masuk Kota Padang seperti perbatasan Solok-Padang, Padang-Pesisir Selatan, serta daerah perbatasan Padang-Pariaman.

[Buliza Rahmat]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru