oleh

SEHARI BERSAMA PURWA CARAKA DI SENDRATASIK

Profesor Ganefri Tekankan, Perlu Penelitian dan Pengembangan Musik

Padang, Khazanah--- Peran musik dalam pembentukan kepribadian dan karakter anak sudah menjadi hal yang baru lagi saat ini. Dalam beberapa penelitian di dunia, telah dikemukakan tentang pentingnya musik untuk optimalisasi otak manusia.

Bahkan selama ini juga disebut-sebut mendengarkan musik klasik bagi bayi dalam kandungan dapat membantu merangsang kecerdasanya.

Menyadari hal itu, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Ganefri, Ph.D menekankan penelitian akan peran musik untuk pembentukan karakter baik bagi generasi pelajar, generasi muda dan masyarakat Indonesia yang majemuk perlu ditingkatkan.


Hal itu disampaikan Ganefri,  dalam sambutannya ketika membuka seminar nasional dan workshop musik oleh Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), dalam rangkaian kegiatan dies natalis UNP ke-65 di Teater Tertutup Mursal Esten Kampus UNP Air Tawar Padang.

Oleh karena hal itu, Ganefri, mengharapkan kepada dosen, peneliti, guru pendidikan seni untuk tidak saja mengembangkan dan peningkatan pembelajaran musik guna pembentukan karakter dan merangsang daya kerja otak, dan bukan hanya sebagai hiburan saja.

Menurut Rektor Prof. Ganefri, Ph.D., musik bukan saja ditempatkan sebagai karya hiburan saja, tapi perlu diteliti dan ditempatkan musik sebagai pembentukan karakter pelajar, generasi muda, masyarakat Indonesia yang majemuk.

“Harus disadari bahwa musik berperan penting dalam pebentukan karakter dan kepribadian, oleh karena itu perlu diteliti dan dikembangkan terus, bukan semata-mata dipandang sebagai sara hiburan saja,” kata Ganefri.

Ganefri manambahkan dirinya berharap banyak pada dosen seni terutama seni musik untuk terus melakukan dan mengembangkan penelitian terhadap musik, karena sangat banyak hal yang belum tergali dan terungkap dari pembelajaran bidang musik.

Sejalan dengan itu, Dekan FBS, Prof. Dr. Ermanto, M. Hum., mengatakan persoalan literasi yang sekarang lagi menjadi kajian yang sexy, oleh karena itu tentu saja akademisi di bidang musik juga harus mengambil peran dalam hal itu.

Ermantomeyakini banyak hal dan kajian di bidang musik yang dapat diterapkan dan dikembangkan dalam rangka mengembangkan literasi di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ketua Pelaksana Nerosti, Ph.D. menjelaskan bahwa seminar nasional dan lokakarya yang bertema Pengembangan Literasi dalam Domain Pendidikan Seni Pertunjukan di Indonesia ini menghadirkan Narasumber Ir. Purwa Caraka.

Lebih lanjut, Nerosti Ph.D. menjelaskan bahwa seminar nasional dan lokakarya ini diikuti oleh dosen seni se-Sumatera, guru, mahasiswa S1. mahasiswa program magister sebanyak dua ratus peserta dan pemakalah paralel.

Sementara itu, Ir. Purwa Caraka yang menjadi narasumber tunggal dam seminar dan workshop tersebut mengatakan, Indonesia adalah negara yang kaya dengan seni dan budaya di dunia. Oleh karena itu, patutlah disebut bahwa negara Indonesia adalah negara adidaya seni dan kebudayaan di dunia dan dalam perkembangan seni budaya terutama musik di Indonesia peran musisi dari Sumatera Barat tentu tidak perlu diragukan lagi, karena selama ini dikenal terus mewarnai blantika musik Indonesia.

Menurut Purwa Caraka, pendidikan seni pertunjukan terutama harus diposisikan sebagai pendidikan untuk membentuk karakter terutama karakter kerja sama. Menurut Kang Purwa, dalam hal kerja sama, semua peserta tidak harus unjuk kemampuan secara serentak bersama-sama, tetapi bagaimana bisa bekerja sama untuk unjuk kemampuan secara bersama atau secara bergantian.

Pada kesempatan itu, Purwa Caraka mempraktikkan kerja sama dalam membentuk harmonisasi dengan melatih beberapa mahasiswa Jurusan Sendratasik dalam suatu kelompok untuk menunjukkan pentingnya kerja sama.

Dengan pelatihan selama waktu lima belas menit, orkestra musik yang apik dapat ditampilkan di depan peserta lokakarya.

Menjawab berbagai pertanyaan dari guru-guru Sendratasik di Sumatera Barat, Purwa Caraka menjelaskan bahwa hal utama dalam pendidikan musik adalah ekspresi kebebasan untuk mengembangkan kreativitas bermusiknya. Namun demikian, kreativitas bermusik harus dalam upaya mewujudkan kerja sama yang elok dan enak.

Seminar dan workshop musik ini dihadiri oleh Dekan FBS UNP Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Ketua Jurusan Sendratasik, Koordinator Program Studi, dosen Sendratasik dari perguruan tinggi di Sumatera, dan mahasiswa Sendratasik FBS UNP. (*/Novrizal Sadewa)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru