oleh



Seorang Pelajar di Limapuluh Kota Meninggal Dunia, Polisi: Diduga Akibat Dianiaya Bersama-sama

LIMAPULUH KOTA (Metrans)

Seorang pelajar ditemukan pingsan dengan kondisi mengalami sejumlah luka robek di sebagian tubuhnya di Jorong Padang Ambacang, Kenagarian Batu Balang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (26/11) sekira pukul 00.30 WIB. 

Setelah sempat dibawa ke rumah sakit Adnan WD Payakumbuh untuk mendapatkan perawatan medis, korban berinisial MS (16) itu meninggal.


Polisi menduga, MS merupakan korban penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama. Sebab, saat ditemukan pertama kali oleh warga, terdapat sejumlah luka di sekujur tubuhnya seperti luka di bagian pinggang sebelah kanan, pelipis kiri luka robek, serta kaki dan tangan juga luka robek.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, korban sempat bercerita kepada sang paman, Afrizal (41) bahwa ia didatangi oleh dua orang tak dikenal (OTK). Kedua orang tersebut bertanya kepada korban apakah korban pernah memukuli anaknya.

Tak hanya bertanya, kedua orang tersebut langsung memukuli korban hingga akhirnya korban pingsan. Setelah sempat menjalani perawatan, korban akhirnya meninggal dunia di hari yang sama sekitar pukul 12.30 WIB di RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh.

"Iya, korban MS diduga meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh orang yang tak dikenalinya. Dan salah satunya sempat bertanya kepada korban MS bahwa korban MS memukuli anaknya," kata Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo melalui Kasatreskrim, AKP Anton Luther didampingi KBO Satreskrim, IPTU Army Ariosa, Selasa (26/11).

Ia mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait meninggalnya salah seorang pelajar tersebut, termasuk untuk meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi.

"Kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus meninggalnya seorang pelajar yang diduga akibat penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama ini. Hingga kini, kita juga sudah memeriksa sejumlah saksi," pungkasnya. (li2)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru