oleh



Setelah Babak Belur Dihajar Massa, Dua Jambret di Padang ini Nyaris Dibakar Hidup-hidup

PADANG (Metrans)

Dua pelaku jambret yang beraksi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang nyaris dibakar massa, Rabu (27/11) sekira pukul 09.30 WIB. Beruntung petugas kepolisian dari Polsek Padang Timur tiba di lokasi saat massa hendak menghakimi dan ingin membakar kedua pelaku.

Kedua pelaku yakni Agustian (25), warga Padang Selatan dan Panji Usman Ali (20) warga Padang Timur diamankan dan digiring ke Polsek Padang Timur dalam keadaan babak belur dihajar massa.


"Kami mendapatkan informasi bahwa terjadi tindak pidana pencurian, kami pun langsung menurunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP). Sesampai di sana, sejumlah warga telah mengerumuni kedua pelaku dan hendak ingin membakarnya," ujar Kapolsek Padang Timur, AKP Joko Hendro Lesmono, Rabu (27/11).

Kedua pelaku beserta Barang Bukti (BB) berupa sepeda motor Matic Scoopy warna hitam putih tanpa nomor polisi yang digunakan untuk menjambret dan satu unit handphone yang dicuri, kata Kapolsek, telah diamankan di Mapolsek setempat guna pemrosesan lebih lanjut.

"Namun sebelumnya, para pelaku sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk mendapat pertolongan akibat diamuk massa," tambah dia.

Sementara, Dini Laraswati (22) selaku korban menyebutkan, ketika itu dia hendak pergi ke kampus. Di perjalanan, dia dicegat oleh dua orang yang tak dikenalinya dan langsung mengambil handphone miliknya yang berada di dalam keranjang motornya.

"Karena takut, saya berteriak sekencang mungkin berharap ada yang menolong dan mendengarnya," ujar seorang mahasiswi salah satu kampus di Kota Padang, asal Kabupaten Pasaman Barat itu.

Mengetahui dirinya tengah dijambret, korban pun langsung berteriak. Mendengar teriakan korban, kedua pelaku langsung kabur ke arah RSUP M. Djamil Padang, dan sesampai di depan RSUP M Djamil masyarakat yang mendengar teriakan korban langsung mencegat keduanya. 

Amarah warga pun tak terbendung. Puluhan pukulan akhirnya dilayangkan ke wajah dan kepala pelaku. Bahkan saking kesalnya, warga hendak ingin membakar pelaku, namun hal itu berhasil dicegat oleh petugas kepolisian yang tiba di lokasi tersebut.

[Buliza Rahmat]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru