oleh

TAHUN AJARAN 2018/2019

UBH Tawarkan Diskon Uang Kuliah 20 Persen untuk 400 Siswa Nilai Tertinggi

PADANG (Metrans)

Civitas akademika Universitas Bung Hatta (UBH) Padang semakin berpacu untuk menjadi universitas terbaik di tanah air. Upaya itu dilakukan, selain untuk meningkatkan mutu lulusan, juga demi menarik minat calon mahasiswa agar melanjutkan studi di UBH ke depannya.

"Kualitas ialah ukuran utama UBH. Saat ini UBH sudah masuk 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, dengan rangking ke-76," kata Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta (YPBH), Drs. Zuiyen Rais,M.S., di Ruang Sidang YPBH, Rabu (8/5) pekan lalu.


Menariknya lagi, terkait dalam penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2018 ini, pihak UBH akan memberikan potongan uang kuliah sebesar 20 persen. Kata Zuiyen, keringanan uang kuliah sebesar 20 persen itu akan diberikan selama dua semester, kepada 400 calon mahasiswa dengan nilai tertinggi di sekolah asalnya.

Bukan itu saja, mahasiswa UBH juga berkesempatan untuk mendapatkan beragam beasiswa lainnya, seperti beasiswa Bidikmisi Kemenristekdikti, Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Bantuan Biaya Pendidikan (BBP), Yayasan Van Deventer-Maas Stichting (VDMS), Beasiswa Pemerintah Daerah Mentawai, Kementerian Perikanan dan Kelautan, Bantuan Sosial Disdikbud Sumbar, serta berbagai beasiswa lainnya.

Selain itu, untuk meningkatkan mutu lulusan, pihak UBH juga menjanjikan tiga keunggulan utama dan prioritas dalam proses pendidikan bagi seluruh mahasiswa UBH nantinya. Adapun tiga hal pokok yang menjadi prioritas tersebut yakni, penguasaan IT, mahir berbahasa Inggris, dan berakhlak mulia atau religius

"Mahir menggunakan teknologi, mampu berbahasa Inggris dengan standar TOEFL 450, serta akhlak yang baik, ialah modal dasar meraih sukses," sebut Zuiyen didampingi Ketua Badan Pengurus YPBH, Masri Hasyar dan Ketua Badan Pengawas YPBH, Hendrino saat itu.

Lebih lanjut Zuiyen memaparkan, bahwa ke depan pihak YPBH juga terus mendorong mahasiswa UBH untuk menggeluti dunia wirausaha. Menurutnya zaman sekarang, menjadi pegawai negeri bukan lagi cita-cita yang menjanjikan. Justru ia menilai, bidang wiraswasta atau kewirausahaan sangat luas serta menjanjikan untuk menjadi sukses.

"Kita masih jauh tertinggal dari negera lain, karena pengusaha kita minim. Maka ke depan kita membangun pendidikan kewirausahaan dengan modal dari YPBH. Tentu juga ditunjang dengan IT, bahasa Inggris, dan sikap agamais," ujar Zuiyen.

Semua cita-cita civitas akademika UBH itu, kata Zuiyen tentu akan didukung dengan fasilitas, sarana dan prasarana yang berkualitas atau memadai. Hal itu sesuai yang tertuang dalam dasar-dasar yang kokoh, yakni Rencana Induk Pengembangan (Renip) UBH Tahun 2018-2045, dan Rencana Strategis (Renstra) UBH Tahun 2018-2022 mendatang.

"Hingga akhir 2022, kita akan menyempurnakan gedung kampus I, II, III, dan kampus program D IV. Setelah itu, kita lanjutkan pembangunan kesejahteraan dan pemberdayaan dunia kewirausahaan," pungkasnya.

Sementara Ketua Badan Pengurusan YPBH, H. Masri Hasyar, S.H., pernyataan yang tidak jauh berbeda, bahwa UBH ke depan harus mampu melahirkan lulusan berkualitas serta berdaya saing. Salah satu upaya yang dilakukan ialah, dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa, sesuai minat dan keahlian yang dimiliki.

Menurutnya, kompetensi mahasiswa yang harus digali dan ditingkatkan, ialah sesuai kebutuhan pasar industri kerja saat ini dan masa akan mendatang. Kompetensi yang dimaksudkan ialah meliputi, knowledge (pengalaman), skill (keahlian), dan attitude (sikap). Apabila ketiga pilar kompetensi kerja ini dimiliki mahasiswa, ia menjamin tidak ada pengangguran bagi lulusan UBH.

"Makanya, mulai tahun ini kita memberikan kesempatan bagi mahasiswa UBH, untuk menggali kompetensi melalui kerjasama dengan BLK Padang. Setelah lulus, bukan hanya mencari kerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja," harap Masri. (why)


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru