oleh

CAFE-CAFE DI PADANG DIRAZIA

Petugas Temukan Tiga Orang Positif Gunakan Narkoba

PADANG (Metrans)

Dalam rangka pengamanan jelang bulan Ramadhan, tim gabungan dari anggota TNI AD, Polresta Padang dan Satpol PP Kota Padang melakukan Operasi Cipta Kondisi agar proses ibadah puasa dapat berjalan tanpa ada gangguan.

Menindaklanjuti arahan Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz saat apel gabungan, Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Ediwarman yang memimpin operasi cipta kondisi ini mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan dalam rangka Cipta Kondusif jelang bulan suci Ramadhan dengan menyisir beberapa tempat hiburan malam hingga pukul 02.30 WIB dinihari.


"Dalam operasi cipta kondisi ini, tim gabungan menyisir tiga lokasi yakni Golden Cafe, Kimos Karaoke di kawasan Simpang Haru, dan Happy Puppy di Jalan Thamrin Kecamatan Padang Selatan. Dari hasil operasi, tim gabungan berhasil mengamankan 17 orang pengunjung untuk didata lebih lanjut, serta untuk dilakukannya tes HIV/AIDS. Serta, juga didapatkan 3 orang pengunjung yang positif menggunakan narkoba. Salah satu diantaranya adalah anak dibawah umur," kata Kompol Ediwarman, Rabu (24/5) dinihari.

Saat dilakukan pemeriksaan di Kimos Karaoke, berhasil ditangkap beberapa pengunjung yang mencoba bersembunyi dari sasaran petugas. Usai diamankan, ke 17 orang wanita tersebut digiring ke Mapolresta Padang untuk didata lebih lanjut serta diberikan arahan dan juga membuat surat perjanjian.

Ia menambahkan, bagi pengunjung yang positif terlibat narkoba, diserahkan kepada Sat Resnarkoba Polresta Padang untuk didata lebih lanjut dan diberikan pembinaan. Sedangkan untuk anak dibawah umur, diupayakan untuk di rehabilitasi karena mereka masih punya masa depan yang lebih panjang dan juga karena dia anak dibawah umur.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa seluruh tempat hiburan di Kota Padang wajib tutup dimulai hingga pada H-1 menjelang bulan suci Ramadhan, hingga diperbolehkan buka kembali pada H+3 setelah hari Raya Idul Fitri.

Saat dilakukan pendataan di ruangan Sat Reskrim Polresta Padang, mereka yang didata yaitu Siti Fitriani (20), Sri Maryati (20) dan anak di bawah umur berinisial N (17). Setelah dilakukan pembinaan lebih lanjut, "N" dijemput dan diserahkan kembali kepada neneknya dan yang lain diantar oleh petugas, dengan syarat wajib lapor 2 x 1 minggu. (Raihan)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru