UNTUK TINGKATKAN HASIL PERTANIAN

45 Keltan di Pessel Mendapat Bantuan 45 Unit Alsintan

Bupati Pessel Hendrajoni saat menyerahkan bantuan kepada salah satu kelompok tani di halaman Kantor Dinas Pertanian Pessel, Rabu (7/6)

PAINAN (Metrans)

Sebanyak 45 Kelompok Tani (Keltan) yang tersebar di beberapa Kecamatan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mendapatkan bantuan 45 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Bantuan tersebut bersumber dari APBN tahun 2017 dan langsung diserahkan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Pessel, Jumso Trisno dan Kabid Sarana dan Prasarana, di halaman kantor Dinas Pertanian Pessel, Rabu (7/6)


Bantuan Alsintan itu dengan rincian, 4 unit Rice Transplanter, 4 unit Traktor Roda 4, 7 unit Pompa Air, 5 unit Cultivator, 6 unit TR-265 PK dan TR-2 8,5 PK sebanyak 19 unit.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pessel, Jumsu Trisno didampingi Kabid Sarana dan Prasarana, Yuskardi mengatakan bantuan Alsintan tersebut sangat dibutuhkan oleh petani guna meningkatkan produksi pertanian, supaya dimana tahun ini diharapkan terjadi peningkatan produksi pertanian yang sebesar 310 ribu ton.

"Kalau kita bandingkan tahun sebelumnya sangat meningkat. Pada tahun 2016 hanya 270 ribu ton," kata dia.

Penggunaan Alsintan ini, kata dia, dapat meringankan biaya pengolahan lahan, membuat pemanfaatan waktu lebih efektif dan efesien serta meningkatkan produksi pertanian.

"Bantuan Alsintan tahap awal ini sebanyak 45 unit dengan nilai Rp3,2 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2017. Kemudian, dari APBD Kabupaten tengah dipesan Alsintan seperti Hand Traktor roda dua 13 unit, Cultivator 5 unit dan Power Threser 4 unit senilai Rp600 juta," kata Jumso Trisno

Sementara Bupati Pessel Hendrajoni menegaskan, di dalam bantuan Alsintan ini pada pengurus kelompok tani penerima supaya tidak menguasai Alsintan untuk dirinya sendiri.

"Akan tetapi harus dipergunakan untuk seluruh anggota kelompok atau bersama-sama dan itu harus menurut aturan yang telah ditetapkan," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, apabila ada laporan Alsintan yang sifatnya dikuasai satu orang atau dua orang saja, maka pemerintah daerah akan menarik kembali dan memberikan Alsintan itu kepada kelompok lainnya.

"Oleh sebab itu, aturlah pengelolaan Alsintan dengan sebaik- baiknya supaya membuahkan hasil yang maksimal," harapnya.


Jangan Lewatkan