500-an Pebalap Ramaikan Bhayangkara Road Race di Lapangan Cindua Mato

Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas saat bersalaman dengan pebalap sebelum balapan pertama dimulai. (Foto: Raihan Al Karim)


BATUSANGKAR (Metrans)
Sekitar 500 starter se-Sumatera Barat dari 14 kelas perlombaan, meramaikan Bhayangkara Road Race Open Championship yang digelar di lapangan Cindua Mato Batusangkar, Minggu (8/4).

Pada event kali ini, di sirkuit yang sudah 14 tahun vakum tersebut digelar balap, dan ribuan penonton memadati area sirkuit meskipun kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Road race tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas selaku pembina acara dan turut hadir Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Ketua IMI Sumbar Defri Nasli, Ketua KONI Tanah Datar Doni Eka Putra, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Nandang Dimyati, Ketua Pengadilan Negeri Tanah Datar Efendi, serta unsur Forkopimda di jajaran Pemkab Tanah Datar.


Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma mengatakan, melalui event yang digelar kali ini, sekaligus mempromosikan destinasi wisata yang ada di Batusangkar.

"Makanya kita harus buktikan dan wujudkan, Ayo ayo ayo ke Batusangkar. Jadi sehingga ini menjadi pertanyaan, ada apa sih di Tanah Datar? Semoga saja Tanah Datar semakin populer, baik dari aspek kenyamanan, dari aspek keindahan," kata Zuldafri.

Ia juga mengatakan, agar semua peserta tetap menjaga sportifitas dalam pertandingan. Karena, katanya ini adalah olahraga yang berisiko tinggi.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas mengatakan, event kali ini diharapkan dapat meningkatkan aspek perekonomian serta dapat menjadikan wadah bagi para pembalap.

"Supaya tidak balap liar dan tentunya juga bebas narkoba. Kemudian, masyarakat disini juga dapat terhibur supaya tidak jenuh masyarakat Tanah Datar," kata AKBP Yudha Prajas.

Ia mengharapkan, para wisatawan yang datang, baik dari Nasional maupun Mancanegara yang hadir disini menikmati tontonan balap motor.

"Disini sudah berbeda dengan road race di Kabupaten lainnya. Sudah ada pergelaran seni dan budaya tadi malam. Sehingga kita tidak lupa dengan Kota Budaya Tanah Datar," ucapnya.

Sementara itu, Robi (25), manajer dari sebuah tim balap motor asal Padang mengapresiasi atas suksesnya event tersebut dan sangat bersyukur timnya dapat lolos hingga ke babak final.

"Alhamdulillah, bisa sampai final. Acaranya juga sukses, ramai pebalap dan penonton. Kami persiapkan lagi untuk event berikutnya. Mudah-mudahan ada rezeki," katanya. (Raihan)

Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Facebook Comments