Akad Nikah Wajib di KUA dan Dibatasi Hanya 10 Orang, Seluruhnya Wajib Pakai Masker

Ilustrasi. (ist)

PADANG (Metrans)

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat (Sumbar), H. Hendri menyebut, pihaknya hanya melayani pelaksanaan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Kemudian, untuk sementara waktu, nikah di luar KUA tidak dapat dilaksanakan.

"Pendaftaran nikah tetap dibuka secara online melalui web simkah.kemenag.go.id. Namun tidak melayani pendaftaran baru warga yang akad nikah mengingat saat ini sedang dalam kondisi darurat Covid-19. Untuk melangsungkan akad nikah, yang akan dilayani yaitu yang mendaftar sebelum 1 April 2020," kata dia.


Ia mengatakan, pelayanan akad nikah di luar KUA juga ditiadakan dan diganti dengan akad nikah di KUA setempat. Jumlah orang yang mengikuti pun juga dibatasi tidak lebih dari 10 orang dalam satu ruangan.

"Tidak boleh dari 10 orang yang hadir dalam satu ruangan. Kemudian seluruh orang yang ikut menyaksikan akad, diminta untuk membasuh tangan dengan sabun, serta diwajibkan memakai masker. Khusus petugas, wali nikah dan pengantin diwajibkan memakai sarung tangan saat ijab qabul," lanjut dia.

Lebih lanjut kata dia, terkait dengan pelayanan konsultasi nikah, tetap dilaksanakan secara daring dan KUA memberikan nomor kontak petugas agar pelayanan tetap terselenggara secara optimal. Di samping itu, ia mengatakan, tidak memperkenankan melangsungkan akad nikah secara daring, atau menggunakan video konferensi lainnya.

"Ini dalam rangka mengurangi keramaian, sesuai protokol kesehatan pemerintah," pungkasnya.

[Raihan Al Karim]


Jangan Lewatkan