AUDIENSI DENGAN BPK RI PERWAKILAN SUMBAR

Anggota DPD RI Emma Yohanna Apresiasi Pemkab/Kota dan Pemprov yang Raih Opini WTP

Anggota BAP DPD RI foto bersama dengan jajaran pimpinan BPK RI perwakilan Sumbar

PADANG (Metrans)
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumbar Hj. Emma Yohanna memberi apresiasi pemerintah kabupaten, kota dan Pemprov Sumbar yang sukses mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangannya. Hal itu membuktikan Sumbar merupakan daerah yang taat dalam hal keuangan daerah.

"Kita memberi apresiasi kesuksesan pemerintah daerah yang sukses mendapatkan WTP. Kita berharap, opini ini bisa dipertahankan," kata anggota Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI ini, saat melakukan audiensi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumbar, Jumat (13/7) di Padang.

Emma mengatakan tahun 2017 semua kabupaten dan kota serta provinsi Sumbar sukses meraih WTP. Kendati demikian, pihaknya meminta pemerintah daerah untuk tidak mengatakan WTP merupakan sebuah prestasi.


"WTP bukan sebuah prestasi, hanya sebuah kesuksesan mencapai standar pelaporan keuangan daerah. Kendati meraih WTP, namun tidak menjamin masih ada temuan yang berujung ke kasus hukum," kata Emma.

Sementara Ketua BAP DPD RI, Abdul Gaffar Usman mengatakan berdasarkan data dari BPK RI, daerah yang meraih WTP masih ada ditemukan temuan yang harus ditindaklanjuti. Bahkan berujung kepada kasus hukum.

"Jadi jangan dipelintir, WTP adalah sebuah prestasi, tapi hanya sebuah pencapaian standar. Makanya kita dorong daerah untuk mencapai standar itu," tegasnya.

Kepala Sekretariat BPK RI Perwakilan Sumbar, Zaini Arif Budiman mengakui bahwa daerah yang meraih WTP belum berarti bersih dari temuan. Banyak daerah yang meraih WTP namun masih ada temuan.

"Daerah yang meraih WTP tidak berarti clean. Masih ada juga ditemukan temuan yang harus ditindaklanjuti," tegasnya.

Audiensi dengan BPK RI perwakilan Sumbar itu dihadiri 10 anggota BAP DPD RI. Selain ketua BAP RI Abdul Gaffar Usman dan Emma Yohanna juga hadir, Fahira Idris, Parlindungan Purba, Asmawati, Andi Surya, Ahmad Nawardi, Abdul Rahmi, Wa Ode Hamsinah Bolu dan Ghazali Abbas Adan. (pep)


Jangan Lewatkan