oleh

Piala Soeratin U-17

Atasi Persiju, PSP Juara

PADANG (Metrans)
PSP Padang U-17 tampil sebagai juara Piala Suratin U-17. Kepastian tim berjuluk Pandeka Mudo ni menjadi yang terbaik, setelah dalam laga terakhir Grand Final Piala Suratin 2018 Sumbar di Lapangan BBC Batungtaba Padang, Sabtu (18/8) berhasil mengatasi perlawanan Persiju Sijunjung 3-1 (3-0).
Tiga gol kemenangan Pandeka Mudo dipersembahkan Ivande menit 7, 35 dan Rafi menit 26. Sedangkan satu gol Persiju dipersembahkan kapten timnya.
Dengan kemenangan ini, PSP sukses memuncaki klasemen akhir dengan meraih 7 poin dari tiga kali laga, masing-masing menang dua kali dan seri satu kali.
Selain itu, hasil ini juga memupuskan harapan tim PSBS Batusangkar dan Persiju Sijunjung.
PSBS sendiri hanya mampu mensusuki posisi ketiga, setelah dalam laga terakhir di Stadion Agus Salim, harus mengakui keungulan Semen Padang 1-2.
Kemenangan ini menepatkan Semen Padang di posisi kedua klaemem akhir dengan meraih 4 poin atau ungul satu poin dari PSBS dan Persiju yang sama-sama meraih poin 3.
Keberhasilan ini selain menjadikan PSP juara, Pandeka Mudo juga berhak mewakili Sumbar ke tingkat nasional yang akan ditabuh November mendatang.
"Kita sangat bersyukur dalam laga penentuan ini semupa pemain tampil lepas. Mereka mampu menjalankan instruksi yang kita berikan," ujar Pelatih PSP U-17 Herry  Syarif didampingi asisten Afrianto, David dan Johan Syafril usai pertandingan.
Wajib meraih angka penuh untuk lolos, sejak kick off PSP langsung mengambil kendali serangan. Baru 7 menit jalannya pertandingan PSP sudah berhasil melesatkan gol lewat aksi Ivande memanfaatkan umpan matang Rafli.
Termotivasi dengan gol itu, PSP makin meningkatkan gempurannya. Pada menit ke-26, Pandeka Mudo berhasil menggandakan keungulan kali ini lewat aksi Rafli.
Unggul 2-0, PSP menurunkan tempo  permainannya. Namun situasi itu tidak mampu dimanfaatkan para pemain Persiju. Malahan, jala mereka yang kembali bobol untuk ketiga kalinya, kembali lewat akai Ivande mamanfaatkan tendangan penalti. Penalti itu didapat PSP, setelah gelandang PSP Revo dilangar pemain belakang Persiju.
Di babak kedua, Persiju yang bermain 10 orang, setelah satu pemain mereka diusir di pengujung babak pertama, mengcoba mengambil kendali serangan. Strategi itu cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Puncaknya terjadi beberapa menit jelang pertandingan berakhir, di mana kapten tim Persiju berhasil melesatkan gol untuk memperkecil ketertinggalan. (can)


Editor :  Faisal Budiman

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru