oleh



Banjir Bandang di Agam Hanyutkan Dua Rumah, Juga Rendam Dua Tempat Ibadah

LUBUK BASUNG (Metrans)

Dua unit rumah kayu milik Ermawati dan Ema yang dihuni 5 jiwa di Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, dihanyutkan banjir bandang yang melanda daerah itu, Rabu malam (20/11).

Banjir bandang yang terjadi menjelang malam sekitar pukul 19.00 wib itu, membawa material lumpur dan berbatuan, sehingga menutupi akses jalan sepanjang 200 meter, dengan ketinggian sekitar 3-5 meter.


Selain itu, lumpur juga masuk kedalam 11 rumah warga lainnya  dan merendam 2 tempat ibadah, serta fasilitas lainnya termasuk pipa air bersih yang berada di lokasi bencana.
 
Kalak BPBD Kabupaten Agam Mhd. Lutfi AR, SH, M.Si, Kasat Satpol PP dan Damkar Kurniawan Syahputra, Camat Tanjung Raya Handria Asmi, Damkar, Dishub, BAZ, TNI, Polri, TKSK, PMI, KSB Koto Kaciak, pemerintah kecamatan, nagari dan masyarakat melakukan pembersihan material banjir yang masuk ke dalam rumah warga maupun yang menutupi akses jalan.

Untuk pembersihan material  banjir yang tidak bisa dilakukan dengan sistem gotong royong, BPBD berkoordinasi dengan PUPR untuk membersihkan material dengan menggunakan alat berat.

Pada kesempatan ini Bupati Agam, Indra Catri didampingi Kodim 0304, Kadis Sosial Rahmi Artati dan Kapolres Agam turun langsung ke lokasi kejadian, untuk meninjau warga yang terdampak sekaligus memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

"Kita akan data dengan akurat berapa jumlah kerugian dan apa saja yang bisa dibangun dengan cepat, agar masyarakat bisa nyaman dan aktifitas berjalan normal kembali," ungkap Indra Catri.

Ditambahkannya, diusahakan dalam 1 hari ke depan akses jalan bisa kembali normal dan masyarakat bisa kembali beraktifitas.

Sampai saat ini masyarakat yang terkena bencana masih mengungsi di rumah tetangga dan fasilitas umum lainnya.

[Buliza Rahmat]


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru