Meski Belum ada Dukungan dari Induk Organisasi

Beberapa Cabor Tetap Berjuang, Porprov XVI Digelar 2021

Togi Tobing, didampingi Damrah, Ramhat Watira dan Esneti memberikan keterangan kepada media.

Padang - Pelaksanan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI yang rencananya akan digelar pada tahun 2020 ini diundur hingga tahun 2022. Akibatnya Porprov tahun 2022 juga mengalami pengunduran menjadi tahun 2024.

Pengunduran tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur Sumatera Barat nomor 426-381-2020 tentang penjadwalan ulang penyelenggaraan pekan olahraga provinsi Sumatera Barat XVI tahun 2022 dan penyelenggaraan pekan olahraga provinsi Sumatera Barat XVII tahun 2024.

Namun SK Gubernur itu ditentang beberapa cabang olahraga. Mereka menilai selain memutuskan pembinaan olahraga di Sumbar, SK itu juga tidak mewaklili keinginan cabang. Ada sekitar 25 cabor menolak atas SK Gubenur itu, di antara cabor itu, tinju, sof tenis, silat, dayung, renang dan gulat. Namun penolakan cabor atas SK gubenrnur ini belum mendapat dukuang dari induk organisasi olahraga terbesar di Sumbar, KONI.


"Saat ini memang belum ada dukung dari KONI Sumbar, namun kami tetap jalan menyuarakan aspirasi, agar SK ini dicabut. Soalnya, SK ini bukan menunda pelaksaan Porprov, tapi mentiadakan satu kegiatan multieven yang ditunggu-tunggu atlet muda Sumbar. Satu generasi atlet akan terputus bila ini tetap dilanjutkan. Minimal Porprov XVI ini digelar 2021," ujar koordinator cabor penolak SK Gubernur, T Togi Tobing (cabor tinju) didampingi beberapa anggota, Ediswal (gulat), Damrah (sof tenis), Rahmat Watira (silat) dan Esneti (dayung) kepada wartawan, Kamis (18/6/20).

Katanya, beberapa cabor ini telah mendatangi DPRD Sumbar untuk menyamakan aspirasi terkait dengan SK Gubernur ini. Dalam pertemuan dengan DPRD melalui komisi V, ada satu kesepakatan bersama, di mana Komisi V akan memanggil semua insan yang terlibat dari pelaksaan Porprov ini, sperti Pemprov (Dispora), KONI Sumbar, KONI kabupaten/kota dan cabor yang akan dipertandingan di porprov.

"Kami telah mendatangi komisi V DPRD Sumbar. Mereka mendukung kegiatan kami, malahan mereka akan melakukan rapat dengan semua unsur yang terlibat dalam pelaksaan Porprov ini," terang Togi yang diamini Rahmat Watira dan Damrah.

Namun, perjuangan beberapa cabor ini bakal berat, soalnya hingga saat ini perjuangan mereka belum mendapat dukungan dari induk organisasi olahraga, KONI. Hal itu diakui, Togi, Rahmat Watira dan Damrah.

"Ya, hingga saat ini KONI belum memberikan dukungan. Kami juga mengakui tanpa ada dukungan dari KONI tentu perjuangan kami akan berat. Kami melihat agar perjuangan kami ini bisa sukses, ada empat bagian yang harus memberikan dukungan, yakni KONI, KONI Kabupaten/Kota, Dispora dan cabang olahraga secara keseluruhan. Makanya, jelang pertemuan dengan Komisi V DPRD, kami akan berusaha meyakinkan mereka," terangnya. (can)  


Jangan Lewatkan