oleh

ANGKATAN 84 SMPN 8 PADANG

Berbagi Bahagia Menjelang Hari Raya

PADANG (Metrans)

Edi Dharma Putra (51), Febri Hendri (50), Rosnita (50), Iswandi (50), Eka Rismadi (50), Azwir (50), dan Ujang Tomi (51) terlihat sedikit kikuk begitu bersua teman lamanya semasa menimba ilmu di SMP Negeri 8 Padang di era tahun 1980-an, di Lapau Nasi Mama, Jalan Andalas, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (13/6).

Rasa kikuk itu tak berlebihan rasanya, maklum begitu menamatkan pendidikan di SMP Negeri 8 Padang tahun 1984 lalu, baru inilah kali pertamanya mereka bertemu kembali dengan sahabat-sahabat masa remaja dulu.


Sementara bagi Farisman (50) dan Irfit Agustia (50), mereka terlihat lebih santai, sebab selama ini jalinan komunikasi mereka dengan sesama alumni SMP Negeri 8 angkatan 1984, masih terjalin, baik dalam pertemuan rutin dua bulanan, maupun melalui telpon.

Untunglah suasana kikuk itu hanya berlangsung beberapa saat saja, dan segera mencair begitu diantara mereka kembali menceritakan kisah lucu di masa lampau.

Tawa berderai sesama mereka akhirnya pecah dan berganti dengan cerita kenangan masa lampau.

Menurut Ketua Alumni SMP Negeri 8 Padang, Dedi Saptomo ST MT, pertemuan mereka itu, selain melepas rasa kangen yang terpendam selama 34 tahun, juga dalam rangka berbagi bahagia antar sesama alumni menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Alhamdulillah tahun ini kawan-kawan alumni SMP Negeri 8 Padang, baik yang di kampung halaman maupun di perantauan, dapat berbagi dengan sesama alumni angkatan 84,” kata Direktur Teknik PT Igasar ini.

Pria yang akrab disapa Momo ini mengatakan, acara ini berawal dari ide spontan Ir H Iskandar Zulkarnain MT, yang berada di Pekanbaru melalui grup whatsapp.

“Ide positif itu lalu direspon pula secara positif oleh hampir keseluruhan anggota grup alumni SMP 8 Angkatan 84. Akhirnya, penggalangan dana pun dimulai. Alhamdulilah, dalam aksi spontan itu terkumpul uang sekitar Rp15 juta,” kata dia.

Dedi Saptomo mengatakan, begitu dana terkumpul dan panitia ingin mendistribusikannya, ke rumah masing-masing calon penerima bantuan hari raya itu, aksi spontan kembali terjadi.

Saat itu, kata Dedi, salah seorang alumni angkatan 84, Yospriadi yang baru datang dari perantauannya di Jaya Pura mengatakan, sebaiknya penyaluran bantuan itu dibarengi dengan acara berbuka puasa bersama.

“Jadi saat itu kembali terjadi aksi spontan, panitia bekerja keras menelpon para alumni angkatan 84 yang berdomisili di Kota Padang. Tentu yang namanya spontan, ada kawan-kawan yang terlupa dihubungi. Untuk itu, atasnama pribadi dan atasnama kawan-kawan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya pada kawan-kawan yang terlupakan. Saya berharap jangan persoalan ini malah membuat persahabatan kita yang telah terbina puluhan tahun menjadi retak, hanya karena merasa dilupakan,” kata Dedi Saptomo.

Dedi pun mengimbau alumni SMP Negeri 8 Padang angkatan 84, yang kehidupan ekonominya kurang beruntung, agar tidak menarik dirinya dari pergaulan sesama alumni. Dia pun mengajak kawan-kawannya itu agar mau hadir dalam pertemuan rutin yang digelar sekali dua bulan.

Dia juga mengajak seluruh alumni SMP Negeri 8 angkatan 84, agar hadir pada acara halal bihalal, pada Selasa 19 Juni 2018, di rumah makan masakan kampuang, di Kuranji, Kota Padang. (feb)


Editor :  Febriansyah Fahlevi

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru