oleh



Bupati Mentawai Coba Perahu Bantuan BNPB Untuk Korban Tsunami Keliling Selat Sikakap

18-Januari-2018

Mentawai, (Metrans), Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mencoba langsung naiki perahu bantuan Badan Nasional Penanggulangan Nasional (BNPB), mulai dari pelabuhan Dinas Perhubungan Sikakap untuk menyeberangi selat Sikakap, DeSa Sikakap, Kecamatan Sikakap.

Perahu yang dinaiki oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai serta rombangan terdiri dari anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Nelsen Sakarebau, Kepala PelakSana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Nurdin, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai Priadinata, Kasdim Kodim Kabupaten Kepulauan Mentawai Mayor Purwadi, Kapolsek Sikakap Iptu Jonnedi merek Mentawai 68.


"Setelah kita coba perahu bantuan BNPB yang terbuat dari fiber Sangat bagus sekali, selain ringan juga larinya kencang, dengan mengunakan mesin boat 6 PK Saja larinya begitu kencang, nanti akan dievaluasi sejauh mana manfaat perahu ini bagi masyarakat," kata Yudas setelah mencoba perehu nelayan, Kamis (18/1/2018).

Yudas Sabaggalet menambahkan, perahu ini hendaknya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat korban gempa bumi dan tsunami 2010.Mentawai merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh lautan yang memiliki banyak kekayaan alam yang selama ini belum biSa nikmati dengan sepenuhnya. "Sekarang ini tinggal lagi bagaimana cara kita mengelola hasil laut dengan baik," katanya.

Kepala PelakSana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai Nurdin, mengatakan banyak perahu yang diserahkan 229 perahu kepada korban gempa bumi dan tsunami 2010. "Bantuan yang diserahkan berupa perahu 1 unit, mesin boat 6 PK merek Suzuki 1 unit, alat tangkap, dan 1 cool bok atau fiper," katanya.

Kasi Rehabilitasi BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Erijon Sikumbang mengatakan, sesuai dengan SK Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai yang mendapat Hunian Tetap (Huntap) sebanyak 2072 Kepala Keluarga (KK). "Dari 2.072 KK tersebut yang mendapatkan bantuan perahu lengkap dengan alat tangkap sebanyak 229 KK, terdiri dari 5 deSa yakni DeSa Silabu, Saumanganya Kecamatan Pagai Utara, DeSa BulaSat Kecamatan Pagai Selatan, DeSa Bosua, dan DeSa Beriulau Kecamatan Sipora Selatan,

"Sebelum bantuan diserahkan sipenerima bantuan menyiapkan 2 materai 6.000 untuk menanda tangani surat perjanjian yakni perjanjian merawat dan tidak akan menjual bantuan yang diterima, dan surat perjanjian bahwa bantuan lengkap diterima berupa perahu 1 unit, mesin boat 6 PK merek suzuki, alat tangkap, dan cool bok atau piper temoat menyimpan ikan," katanya.

Penerima Bantuan Perahu dari DeSa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, Obet Sakarebau (54), mengatakan, dengan adanya bantuan ini akan dipergunakan sebaik mungkin untuk mencari ikan. "Sebelum terjadi gempa bumi dan tsuanmi 2010 Saya dan keluarga hidup dari hasil mencari ikan di laut, pasca terjadinya gempa bumi dan stunami semua alat tangkap Saya hancur akibat tsunami, bantuan ini biSa untuk meningkatkan ekonomi kami nelayan," katanya.

Dananya batuan yang diberikan itu beraSal dari bantuan dana rehap rekon Badan Nasional Penangulangan Bencana Daerah (BNPB) tahun 2016 di kerjakan tahun 2017. oleh PT Mulia Mandiri Marine sebeSar Rp9.786.300.000.


Editor :  Faisal Budiman

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru