oleh

DALAM SILATNAS IKADI

Chairul Tanjung Dipasangkan Jubah Ikatan Dai Indonesia

PADANG (Metrans)

Pengusaha Nasional dan pemilik pemilik Trans Corps, Chairul Tanjung yang lebih populer disebut “CT”, dipasangkan jubah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) pada Silaturahim Nasional IKADI di Asrama Haji Tabing Padang, Minggu (4/3)

"Allhamdulillah, jadi Dai kita," ujar CT saat diselempangkan jubah itu oleh Ketua Umum IKADI.


CT yang disebut-sebut pas menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019 dan bahkan banyak pengamat bahkan sudah mengapungkan nama CT mendampingi Jokowi pada Pilpres sejak 2017 lalu, dan terakhir majalah Gatra edisi terbaru menjadikan CT Cover di belakang foto Jokowi bersama kandidat lain.

Kehadiran CT di Silatnas IKADI tidak terkait soal akan berpasangan dengan Jokowi, akan tetapi  hanya menjadi narasumber dan menutup Silatnas IKADI 2018.

Pada pemaparan materi dialog bertemakan Pemberdayaan Ekonomi Umat, CT mengatakan entrepreniurship itu adalah sosok yang bisa membaca peluang, menciptakan peluang dan kreatif. Seorang entrepreniurship pasti hasil akhir menjadi tujuan tidak proses

"Kalau proses menjadi tujuan itu PNS, entrepreniurship sosok yang disiplin dan orangnya detil, terus perfect (sempurna)," ujar pengusaha muslim itu.

Menurut Chairul Tanjung yang juga dikenal dikenal juga sebagai “Si Anak Singkong” itu, perubahan kekinian terjadi di era.milenial, bagi entrepreuniurship adalah inovatif dan kreatif.

"Kalau dagang sudah bisa lewat gadget buat apa menunggu pembeli di toko lagi," ujar CT yang mampu membuat 500 lebih Dai se Indonedia tertawa.

Selain itu entrepreunirship harus sabar dan ikhlas tapi jangan diartikan 'nrimo' atau pasrah.

"Justru sabar dan ikhlas dalam menjalankan usaha, gagal coba lagi, karena gagal itu bagi seorang entrepriuner adalah keberhasilan yang tertunda,"ujarnya

Selain itu CT juga mengkritik banyak pengusaha yang terjebak proses instan, baru sukses jadi pengusaha, mereka buru-buru kepingin menjadi penguasa.

"Kalau jadi penguasa semua  bagaimana dengan pengusahanya," ujar CT dihadapan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan narasumber lain, mantan Mediknas era SBY, M Nuh.

Menurur CT, umat Islam mampu merubah keadaan karena Islam punya aset terbesar yang umat selain Islam tidak memilikinya.

"Kurang 230 juta muslim Indonesia, itu aset besar para pengusaha muslim berusaha, tapi kondisinya umat Islam terfragmentasi.Mestinya kalau mau menang umat Islam harus bersatu dengan membangun usaha dari kita, oleh kita dan untuk kita, dan umat bersatu tidak bisa dikalahkan," ujarnya.

Termasuk metode Sistem pembayaran digital, harus ada semangat one for all, all for one.

"Umat Islam jangan latah bikin satu usaha lalu semua buka. Harusnya one for all all for one," ujar Chairul Tanjung yang pernah menjadi Menko Perekonomian era Presiden SBY lalu.

Terkait CT jadi Cawapres Jokowi di Pilpres, menurut peserta IKADI, Mardanus adalah tepat.

"Karena Pak CT sosok berpengaruh di kalangan umat muslim, pemilik suara terbesar di republik ini, Pak CT juga seorang pengusaha muslim nasional yang diterima di semua kalangan umat Islam," ujarnya.

Sayang awak media bertanya soal kemungkinan CT menjadi Cawapres Jokowi pada Pilpres 2019, tidak mau memberikan jawaban pasti, kesan menghindar untuk mengklarifikasi terlihat sekali. (*)


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru