Desrianto Diciduk Satreskrim Polres Pessel di Kanagarian Kubang

Tersangka Desrianto


PAINAN (Metrans)
Desrianto (40), warga Kubang, Kenagarian Kubang Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Pessel, diciduk Satreskrim Polres Pessel dibantu 3 anggota Polsek Bayang, Jumat (5/1) dinihari, karena melakukan penganiyaan terhadap anak kandungnya sendiri, Bunga Annisa (18).

Akibatnya, dari perbuatan pelaku yang berbadan tegap itu, korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan membiru pada jari tangan.

Kapolsek Bayang, Khairil Medians mengatakan kejadian ini berawal ketika korban hendak menikah dengan pacarnya dan meminta supaya pelaku merestui hubungannya. Namun, keinginan korban ditolak dan mengatakan tidak akan merestui hubungan korban dengan sang pacarnya.
  
"Karena korban masih tetap bersikukuh agar korban direstui oleh pelaku. Sehingga pelaku akhirnya melakukan penganiayaan memukul dengan menggunakan tangkai sapu," kata kapolsek kepada Metrans.


Ia menjelaskan, atas penganiayaan tersebut,  korban mengalami luka robek di bagian kepala dan membiru pada jari tangan. Karena tidak menerima perbuatan pelaku korban langsung melaporkan ke Mapolsek Bayang.

"Dari laporan itu, pelaku kami cokok di Kenagarian Kubang, sekitar pukul 24.15. WIB. Dan pelaku saat ini sudah meringkuk di tahanan Mapolsek Bayang," katanya.

Dikatakannya, saat ini korban sedang menjalani perawatan secara intensif di Pukesmas Pasar Baru, Kecamatan Bayang, karena mengalami luka yang cukup serius.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan UU. NO. 23 tahun 2004, Pasal 44 dan pasal 351 KUHP dengan hukuman 5 tahun penjara.(mil)

Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Facebook Comments