oleh



Ditahan Persib, Semen Padang Kehilangan Irsyad

Padang, Metrans – Semen Padang gagal meraih poin penuh dalam laga perdana di Stadion Agus Salim. Menghadapi Persib Bandung, Rabu (29/5/19), Irsyad Maulana dan kawan-kawan harus puas bermain 0-0.

“Anak-anak sudah berjuang. Hasil ini harus kita terima dengan jiwa besar. Banyak peluang tercipta, namun para pemain tidak memiliki keberuntungan untuk mencinta gol,” ujar pelatih kepala Semen Padang, Syafrianto Rusli usai pertandingan.

Penampilan perdana Semen Padang di Agus Salim cukup memuaskan. Meski masih belum bisa menurunkan dua pemain asing, penampilan Kabau Sirah – julukan Semen Padang menjanjikan. Penampilan Irsyad Maulana dan kawan- kawan dalam laga berbeda di dua laga tandang sebelumnya.


Pada laga tandang menghadapi PSM dan PSS, Semen Padang lebih banyak menunggu di sektor pertahanan. Kali ini, Kabau Sirah lebih berani keluar menyerang. Beberapa peluang berhasil mereka ciptakan. Namun, karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.

Sebaliknya tim tamu, Persib lebih banyak memainkan bola di sektor tengah. Namun, strategi itu mampu dibaca para pemain Semen Padang. Buktinya hingga turun minum usaha keras para pemain Persib untuk membobol jala Semen Padang tidak menuasi hasil.

Di babak kedua, pertandingan semakin menarik. Semen Padang yang membidik poin penuh dalam laga ini lebih meningkatkan daya serangnya lewat serangan balik cepat. Usaha itu kembali menciptakan peluang.

Salah satu peluang emas Semen Padang didapat pada menit ke-75, Dedi Hartono yang lepas dari pengawalan lini belakang Persib, mampu masuk ke dalam kotak penalti Persib. Namun, tendangan pemain ini masih mampu diantisipasi pemain belakang Persib.

Termotivasi dengan peluang emas itu, Semen Padang makin meningkatkan kempuranya, kembali peluang tercipta lewat Irsyad, Dany Karl Max dan Rosad Setiawan. Namun, lagi-lagi peluang emas itu gagal menghasilkan gol karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna.

Melihat situasi ini, Semen Padang melakukan perubahan dengan memasukan tiga tenaga baru yakni Manda Singi, Rudi dan Riski Novriansyah dan menarik keluar, M Risqi, Rosad dan Dedi Hartono.

Namun, masuknya tenaga baru ini tidak banyak membantu. Buktinya, hingga laga berakhir, kedudukan 0-0 tetap bertahan, meski beberapa peluang kembali diciptakan para pemain Semen Padang.

Hasil ini selain hanya meraih satu poin, Semen Padang juga akan kehilangan, Irsyad Maulana di laga berikutnya. Kapten tim ini dalam laga ini kembali mendapat kartu kuning, karena memprotes keputusan wasit. (Faisal Budiman)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru