Eksekusi Lahan Hentikan Aktivitas Politeknik Negeri Padang

EKSEKUSI- Politeknik Negeri Padang meliburkan akivitas perkuliahan karena adanya aksi penutupan jalan menuju kampus itu oleh warga yang menolak eksekusi lahan

PADANG (Metrans)

Politeknik Negeri Padang (PNP), hari ini meliburkan akivitas perkuliahan mahasiswa karena adanya aksi penutupan jalan menuju kampus itu oleh warga yang menolak eksekusi lahan oleh Pengadilan di Kelurahan Limau Manis, Kapalo Koto.

"Tindakan ini kami ambil untuk keamanan setelah menerima surat dari Kepolisian Resort Kota Padang yang memberitahukan bahwa hari ini ada kegiatan eksekusi lahan," kata Kepala Bagian Kemahasiswaan PNP, Maidar, Rabu 18/1).


Maidar mengatakan aktivitas perkuliahan ini diliburkan murni untuk keamanan mahasiswa dan kelancaran dari kegiatan eksekusi tersebut.

Namun pihaknya memberi libur hanya untuk mahasiswa saja, karena bagi pegawai dan staf lainnya dapat menggunanakan jalan alternatif menuju kampus.

Kegiatan eksekusi lahan tersebut memang mengganggu transportasi menuju kampus, apalagi saat ini mahasiswa sedang mengikuti ujian akhir semester ganjil.

"Untuk penggantinya kita akan minta kepada jurusan masing-masing mencari hari lain," katanya.

Meskipun mahasiswa diliburkan pihaknya tetap meminta agar mahasiswa belajar di rumah masing-masing untuk lebih mempersiapkan diri pada ujian selanjutnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Nova Amelia mengaku sudah mendengar informasi adanya kegiatan eksekusi lahan oleh penegak hukum yang menyebabkan transportasi menuju kampus terganggu.

"Saya akan memanfaatkan libur hari ini untuk menyelesaikan tugas yang akan dikumpulkan beberapa hari lagi," kata mahasiswa asal Medan itu. (lin)


Jangan Lewatkan