oleh

HANYA BERTAHAN SEBULAN

Fly Over Kelok Sembilan Kembali Dibanjiri PKL

SARILAMAK (Metrans)

Tekad Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota untuk memastikan Fly Over Kelok Sembilan tanpa Pedagang Kaki Lima (PKL) lagi, ternyata tak lebih sebagai “isapan jempol” belaka.

(Baca juga: Proses Relokasi PKL di Fly Over Kelok Sembilan Sudah Berjalan)


Pasalnya, berdasarkan pengamatan Metrans , Jumat siang dan Sabtu malam (6-7/7) di Fly Over Kelok Sembilan itu, para PKL yang berjualan di sepanjang kiri dan kanan jalan sebelum menanjak fly over tersebut dan di pertengahan jalan layang itu, terlihat semakin ramai saja.

“Ah, Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota beraninya hanya ngomong saja. Mana dia relokasi yang sudah berjalan itu,” ujar John Prima yang mengaku hampir saja menabrak seorang tukang parkir di fly over itu yang tidak memperhatikan kendaraan yang lalu lalang saat memandu kendaraan yang akan berhenti di sisi kiri jalan layang arah Pekanbaru itu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sumbar, Zul Aliman, kepada Metrans, Rabu (30/5) bulan lalu di Padang mengungkapkan, penetapan lokasi kemana PKL itu dipindahkan, karena sudah ada kesepakatan PKL tersebut dipindahkan ke jalan lama, dan tanggal 2-3 Juni, PKL sudah mulai pindah sebab pada tanggal empatnya seluruh pedagang harus pindah dan fly over (lokasi yang ditempati) sudah bersih dari pedagang.

Bahkan, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bertegas-tegas mengatakan kalau ruas Fly Over itu tidak diperuntukan buat berdagang.

Apa yang disampaikan para wisatawan yang sering berkunjung ke Fly Over Kelok Sembilan itu benar juga, bahwa setiap dilakukan relokasi terhadap para pedagang itu, diyakini mereka pindah lagi ke tempat semula.

“Dari semula sudah saya katakan, tak lama lagi mereka akan berjualan lagi di tempat semula. Istilahnya, Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota itu sudah mereka gantangi. Kalau bukan begitu, mana berani mereka balik lagi,” ujar Boy, karyawan salah satu rumah sakit di Padang yang sering melewati Fly Over Kelok Sebilan ini. (*)


Editor :  Eko Yanche Edrie

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru