oleh



Guna Keperluan Autopsi, Polisi Bongkar Makam Mandor Sawit yang Tewas Dikapak Istri

PULAU PUNJUNG (Metrans)

Makam Thenzokho Nduru (45), seorang mandor perkebunan kelapa sawit di Dharmasraya yang tewas mengenaskan usai dikapak istrinya Sari Isa La’ ia (42), Minggu (23/6) lalu, dibongkar Tim Polres Dharmasraya dan Tim Forensik Polda Sumbar, Jumat (6/9).

Pembongkaran makam ini dilakukan sebagai upaya autopsi mendalam guna mengetahui pasti kondisi jasad serta guna penyelidikan. Proses autopsi jenazah dilakukan dokter forensik dari RS Bhayangkara Polda Sumbar.


"Kita libatkan tim forensik dari Polda Sumbar," kata Kapolres Dharmasraya, AKBP Imran Amir, melalui Kabag Ops, Kompol Rifa'i didampingi Kasat Reskrim, AKP Suyanto, Jumat (6/9).

Ia mengatakan, selain melibatkan tim forensik dari Polda Sumbar, penggalian kembali makam Thenzokho Nduru, juga dihadiri oleh pihak keluarga.

Namun untuk hari ini, kata dia, pihaknya belum bisa menyampaikan apa saja penyebab kematian korban. Apakah, hanya karena korban dikapak atau ada luka lain.

"Autopsi ini, selain untuk mengungkap kematian korban, namun juga akan mengungkap siapa saja yang akan terlibat dalam kasus ini," tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam autopsi tersebut, pihaknya melibatkan satu dokter forensik beserta tujuh anggotanya dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

"Totalnya kita terjunkan 60 personil di jajaran polres ini, untuk pengemanan jalannya pembongkaran makan dan autopsi oleh tim forensik,"ungkapnya.

Rifa'i menegaskan, bahwa hingga hari ini, belum ada penambahan tersangka dari kasus pembunuhan Thenzokho Nduru yang terungkap baru-baru ini.

"Sampai kini, belum ada penambahan tersangka dalam kasus ini, dan masih menetapkan istri korban sebagai tersangka, sedangkan anaknya masih dalam pengawasan kami," tegasnya. 

Seperti diketahui, Thenzokho Nduru tewas mengenaskan usai dikapak istrinya Sari Isa La’ ia, Minggu (23/6) lalu sekira pukul 21.00 WIB. Peristiwa maut itu terjadi di Afdeling A, PT SAK, Muaro Timpeh, Nagari Sopan Jaya, Kecamatan Padang Laweh. (bib)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru