Hujan Deras Landa Pesisir Selatan, 4 Rumah dan 2 Sepeda Motor Tertimbun Longsor

Hujan deras yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan mengakibatkan 4 rumah dan 2 sepeda motor tertimbun longsor.

PAINAN (Metrans)

Hujan deras yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (14/2) siang hingga menjelang magrib, selain mengakibatkan banjir namun juga mengakibatkan longsor sehingga menimbun beberapa rumah warga di daerah setempat.

Informasi yang dihimpun, ada empat rumah warga yang terkena longsor yakni rumah milik Asril (65 ) warga Lereng Bukit, Kenagarian Gurun Panjang, Kecamatan Bayang, Siti Afrida (51), warga Bukit Putuih, Kenagarian Talaok.


Kemudian, rumah milik Hendri Eka Putra (48) warga Kampung Lereng Bukit, Kenagarian Gurun Panjang dan Datuk Medan (56) warga Kampung Putih, Kenagarian Gurun Panjang Selatan.

Salah seorang pemilik rumah yang tertimpa longsor, Anwar mengatakan, kejadian itu mengakibatkan dua kamar rumah bagian belakang dan dua unit sepeda motornya tertimbun longsor.
 
"Longsornya terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di saat hujan lebat beserta petir. Satu motor Smash dan Trabas serta dua kamar bagian belakang rumah saya tertimbun sama tanah," kata Anwar didampingi anaknya, Andi.

Saat ini, kata dia, satu dari dua motor yang tertimpa longsor tersebut belum dapat di evakuasi. Hal itu dikarenakan timbunan tanah yang sangat menumpuk.

"Motor Smash telah dapat dikeluarkan, sedangkan motor Trabas belum bisa dievakusi karena banyaknya tumpukan tanah," ungkapnya.

Selain longsor, tingginya intensitas hujan mengakibatkan sejumlah rumah di Kenagarian yang sama juga terendam banjir.

Ujang (45), warga Lubuk Pasing mengatakan air mulai masuk ke dalam rumahnya sekitar 15.30 WIB hingga mencapai ketinggian 60 centimeter.

"Sepanjang hidup saya, baru kali ini banjirnya seperti ini," kata dia.

Informasi yang dihimpun, pada Kecamatan Bayang, selain longsor dan banjir juga terjadi di Kenagarian Koto Berapak tepatnya di Rumah Panjang, Kenagarian Kapeh Panji di Parak kopi dan Kenagarian Talaok Koto Anyie Lubuk Pasing.

Saat banjir menggenangi badan jalan, para pengendara pun  tidak dapat melintas karena tinggi dan derasnya arus air.


Jangan Lewatkan