oleh



Ingin Menjebak Suami yang Kecanduan Nyabu, Ibu Beranak Lima ini Malah Ditangkap Bersama 2 Paket Sabu

PAYAKUMBUH (Metrans)

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Payakumbuh meringkus seorang ibu berinisial F (45), warga Nagari Sikabu-kabu, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (14/4) sekira pukul 05.00 WIB. Ibu beranak lima ini diringkus karena diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Menurut pengakuan tersangka F, dia hanya ingin membuat jebakan kepada sang suami yang kecanduan narkoba jenis sabu itu. Namun, miris. malah dia yang justru masuk ke dalam jebakan yang ia buat sendiri.


Kepada Polisi, F menyebut, ingin menguasai barang haram tersebut hanya untuk menjebak suaminya yang kecanduan narkoba. Namun anehnya, meski mengaku berniat menjebak suaminya, dua paket sabu lainnya telah ia jual dengan harga yang sama saat ia membeli kepada seorang pengedar. Selain kesal kepada suaminya karena kerap mengkonsumsi narkoba meski telah sering ia ingatkan, F juga kesal karena suaminya itu jarang pulang ke rumah. 

"Saya berniat akan meletakkan sabu-sabu itu di dalam jaket suami saya. Saat ia pulang ke rumah, saya akan langsung menelpon polisi untuk melakukan penangkapan," Sebut F kepada polisi.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Zulhendri mengatakan, penangkapan terhadap tersangka F yang mengakui suaminya pecandu narkoba itu dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi bahwa F kerap mengedarkan narkoba kepada sejumlah warga di sekitaran tempat tinggalnya. Berbekal informasi itu, Tim Opsnal yang dipimpin Dantim Satres Narkoba, Aiptu Supriyadi langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

"Dari penangkapan tersebut, berhasil diamankan barang bukti 2 paket narkoba jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening, 1 pak plastik bening pembungkus sabu, 1 buah sendok sabu, serta 1 unit telepon genggam. Kini, tersangka beserta barang bukti diamankan dari genggaman tersangka yang dibekuk polisi dengan cara berpura-pura sebagai pembeli (undercover buy, -red)," kata dia.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Sastri Andiko Dt. Putiah mengaku prihatin dan kaget dengan penangkapan seorang ibu beranak lima itu tersangkut dalam kasus narkoba. Dia berharap kasus serupa tidak terjadi lagi, apapun alasannya.

"Kita prihatin dan juga kaget, semoga hal serupa tidak terjadi lagi apapun alasannya, sebab narkoba adalah musuh bersama yang harus kita perangi. Ke depan, kita dan elemen masyarakat harus terus saling mengingatkan dan menjaga agar masyarakat terhindar dari bahaya dan penyalahgunaan narkoba," sebut Politisi Demokrat itu. (li2)


Tag:

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru