oleh

RAMAL SALEH DIBERI PERINGATAN TERAKHIR
Kadin Indonesia Tunjuk Sam Salam Sebagai Pjs Ketua Kadin Sumbar

PADANG (Metrans)
Kisruh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumbar memasuki babak baru. Ketua Kadin Iidonesia, Rosan P Roeslani akhirnya menunjuk Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi Kadin Sumbar, Sam Salam sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Kadin Sumbar berdasarkan surat Kadin Indonesia No. 910/DP/V/2018 tertanggal 15 Mei 2018.

Sementara Ketua Kadin Sumbar non aktif, Ramal Saleh diberi peringatan terakhir dan Kadin Indonesia memerintahkan Ramal Saleh untuk melaksanakan seluruh tugas yang diberikan Ketua Umum Kadin Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan Kadin Sumbar, dengan memberikan waktu selama 30 hari untuk Ramal Saleh menyelesaikan tugas itu.

Pjs Ketua Kadin Sumbar Sam Salam yang dikonfirmasi, Rabu (16/5) mengakui bahwa dirinya telah menerima surat Kadin Indonesia tertanggal 15 Mei tersebut, dan menyebutkan bahwa sejak surat tersebut dikeluarkan maka dirinya bertanggungjawab dalam menjalankan roda organisasi Kadin Sumbar.


"Betul saya sudah menerima surat itu. Saat ini saya kosentrasi untuk menjalankan roda organisasi Kadin Sumbar. Sementara soal permasalahan yang ada, Kadin Indonesia sudah menugaskan Pak Ramal Saleh untuk menyelesaikannya," kata Sam Salam.

Sam Salam mengakui bahwa saat ini persoalan internal Kadin Sumbar masih terjadi, yakni soal Kadin Sumbar tandingan dan persoalan internal menyangkut konsolidasi organisasi. 

"Kadin Sumbar tandingan masih ada, dimana ada sebagian pengurus Kadin Sumbar yang juga menjadi pengurus Kadin Sumbar tandingan. Ini harus diselesaikan. Selain itu masalah konsolidasi internal organisasi yang belum jalan," jelas Sam Salam.

Kendati demikian, Sam Salam mengatakan persoalan tersebut menjadi tanggungjawab Ramal Saleh sebagai pihak yang ditugasi Kadin Indonesia untuk menyelesaikannya, sementara dirinya hanya ditugasi untuk menjalankan roda organisasi. 

"Untuk menjalankan roda organisasi, saya diberi tanggungjawab, sementara untuk penyelesaian masalah internal, sudah dijelaskan Kadin Indonesia bahwa itu tanggungjawab Ramal Saleh," tegasnya.

Ketika ditanya sampai kapan tugas Pjs Ketua Kadin Sumbar, Sam Salam menyebutkan semuanya tergantung dari Kadin Indonesia. Namun, yang jelas sesuai dengan tugas yang diberikan 30 hari kepada Ramal Saleh, maka hal itu dikembalikan kepada Kadin Indonesia.

"Semuanya tergantung Kadin Indonesia. Saya hanya menjalankan saja. Setelah ini, kita lihat saja apa kelanjutannya dari Kadin Indonesia," tegasnya.

Sementara Ramal Saleh yang dikonfirmasi terpisah menyebutkan pihaknya belum menerima surat Ketua Kadin Indonesia tertanggal 15 Mei itu. Dirinya hanya mengetahui dari pesan WA. 

"Saya belum menerimanya, saya hanya tahu dari pesan WA," jelasnya.

Ramal mengakui bahwa dirinya sudah diberi peringatan 1 sampai 3 sehingga keluar peringatan terakhir. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui apa persoalan yang terjadi. "Saya diberi peringatan 1 sampai terakhir, tapi apa persoalannya tidak jelas," ujarnya. (pep)


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru