oleh

KETUA TERPILIH RAMAL SALEH:

Kadin Sumbar Jaring Pengusaha Berkompeten Jadi Pengurus

PADANG (Metrans)

Kamar Dagang dan Indtustri (Kadin) Sumbar ke depan harus menjadi “rumah gadang” bagi pelaku usaha di daerah ini. Bak Pepatah orang Minangkabau, artinya Kadin sebagai pai tampek batanyo, dan pulang tampek babarito bagi para pelaku usaha tersebut.

“Kadin harus menjadi tempat merajut strategi pembangunan ekonomi Sumbar,” ungkap Ketua Umum Kadin Sumbar terpilih, H. Ramal Saleh dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Ranah Bundo, kawasan Ranah, Padang, Selasa sore (6/6).


Karena, menurut dia, dari motto ini cukup luas artinya. Makanya, dia sebagai ketua terpilih dan sekaligus merupakan formatur, mengaku tak mau gegabah dalam menempatkan orang-orangnya dalam menyusun kabinet yang diberi tenggang waktu selama satu bulan sejak ia terpilih.

Untuk itu, lanjut dia, tim formatur saat ini sedang melakukan penjaringan terhadap mereka yang ahli di bidang masing-masing dalam dunia usaha untuk diusulkan menjadi calon pengurus Kadin Sumbar di bawah kepemimpinan dia nantinya.

“Saya tidak ingin pengurus Kadin nantinya didasarkan koncoisme. Kita ingin hilangkan imej tersebut. Kalau biasanya formatur minta nama kepada asosiasi, sekarang tidak,” tandasnya.

Selain itu, menurut Ramal Saleh lagi, mengingat sekarang adalah era globalisasi, dia menghimbau kawan-kawan di Kadin Kabupaten dan Kota di Sumbar untuk memulai membiasakan diri memiliki database yang lengkap menyangkut apa saja di bidang usaha.

“Kalau kita bicara bawang di Kabupaten Solok, bukan cukup kita tahu berada produksinya saja, akan tetapi harus punya data siapa pelaku pedagang bawang di daerah itu, berapa produksinya per minggu dan sebagainya. Kadin di daerah itu harus lengkap datanya,” tambah dia.

Sebab, katanya, jika datanya sudah lengkap dan detail, prospek bisnisnya akan jauh lebih dahsyat. Kalau ada orang Medan dan Pekanbaru 200 ton dan datang mereka ke Kadin Sumbar, maka Kadin Sumbar tinggal pencet sudah tahu datanya.

“Untuk itu ke depan, kita akan hidupkan network ke setiap Kadin Kabupaten dan Kota di Sumbar,” tegasnya.

Sehingga dengan begitu, katanya lagi, siapapun yang dating ke Kadin Sumbar dan ingin tahu tentang berbagai usaha yang bisa dikembangkan dan di garap di daerah ini, Kadin Sumbar tinggal pencet karena dia sudah terkoneksi dengan Kadin Kabupaten dan Kota di Sumbar.

Dan ia kembali menekankan bahwa Kadin Sumbar tidak akan menggerogoti dana APBD Sumbar, akan tetapi justru membantu pemerintah daerah mencarikan peluang bagaimana bisa menambah PAD daerah ini dengan meningkatkan sektor-sektor usaha yang ada, serta berupaya mencari dan membuat kantor baru yang representative.

“Masih banyak PR yang harus kami kerjakan nantinya,” tukas Ramal Saleh.


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru