15 Agu 2017 | 19:08:36 WIB
Pewarta : Wahyu Amuk



Kapolda Sumbar: Mahasiswa Jangan Coba-coba Dekati Narkoba

Kapolda Sumbar: Mahasiswa Jangan Coba-coba Dekati Narkoba

Kapolda Sumbar, Irjen Pol, Drs. Fakhrizal, M.Hum., saat menerima cinderamata dari Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D, usai pembukaan PKKMB UNP tahun 2017 secara resmi, di Auditorium UNP, Selasa (15/8).


PADANG (Metrans)

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol, Drs. Fakhrizal, M.Hum., melarang keras mahasiswa terlibat narkotika dan obat terlarang (narkoba). Hal ini menurutnya, saat ini mahasiswa menjadi sasaran empuk bagi pengedar obat terlang tersebut. Ia katakan sekali mahasiswa mencoba selamanya akan terikat, dan masa depan menjadi taruhannya.

"Narkoba di Indonesia ini sudah sangat mengkhawatirkan, tahun 2016 lalu di Sumbar terdapat 63.300 jiwa terkait kasus narkoba, sedangkan yang berhasil ditangkap 1.010 orang," tegasnya di hadapan 4.000 mahasiswa dalam Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (15/8).

Selain itu, alumni Magister Humaniora UGM ini juga mengingatkan agar mahasiswa menjauhi paham-paham radikalisme, terorisme, dan anti Pancasila. Hal ini disebabkan paham radikalisme, dan terorisme semakin maraknya menyusupi remaja, dan pemuda, terutama para mahasiswa.

Adapun langkah menghadapi paham ini, menurut jenderal polisi yang salah satunya mahasiswa harus aktif dalam kegiatan-kegiatan positif. Selain itu, katanya mahasiswa juga membentengi diri dengan cara meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Pada kesempatan itu, alumni angkatan 82 SMA Negeri 2 Padang ini, juga menegaskan akan membantu mahasiswa baru dari keluarga tidak mampu. Namun yang penting menurutnya, mahasiswa harus menjalani masa studi di UNP dengan serius untuk mengubah masa depan.

"Mahasiswa merupakan aset, dan masa depan bangsa Indonesia. Jadi kami sebagai selaku senior, akan berusaha untuk mencari jalan keluar bagi mahasiswa yang lemah dari segi ekonomi," tutur Kapolda Sumbar di Auditorium UNP sebelum membuka secara resmi PKKMB UNP tahun 2017 ini.

Sementara Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., turut mengatakan apabila ada mahasiswa UNP terlibat narkoba, akan dikeluarkan langsung dari kampus secara tidak hormat. Menurutnya  perilaku seperti itu bukan hanya mencoreng nama baik UNP, tetapi juga akan merusak masa depan ribuan mahasiswa UNP lainnya.

“Kita tidak memberi ampun terhadap mahasiswa yang terlibat penggunaan narkoba, baik pemakai maupun pengedar,” tegas Ganefri. (why)

Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment