Kasus Dugaan Sodomi Oleh Waria Berlanjut ke Polres Payakumbuh

Salah seorang korban sodomi ditemani anggota Satpol PP Payakumbuh melapor ke Polres Payakumbuh, Jumat (12/1)


PAYAKUMBUH (Metrans) 
Kasus dugaan sodomi oleh seorang Waria di Kota Payakumbuh terhadap sejumlah Anak Baru Gede (ABG) yang hidup di jalanan, terus berlanjut. Tak puas dengan perlakuan Waria yang disebut korban dengan panggilan Akak itu, orang tua korban melapor ke Polres Payakumbuh. 

Kasatpol-PP dan Damkar Payakumbuh, Devitra mengatakan bahwa memang kasus dugaan perbuatan asusila itu diserahkan kepada pihak kepolisian, sebab Unit Pelayanan Perempuan dan Anak memang ada di Polres. 
"Iya memang, kasus dugaan perbuatan asusila itu kita serahkan ke Polres Payakumbuh. Karena hal tersebut memang wewenang Polisi," sebutnya Davitra, Jumat (12/1).

Dari pantauan Metrans di Polres Payakumbuh sekitar pukul 15.00 Wib, Jumat (12/1), terlihat sejumlah anggota Satpol-PP menemani korban berinisial "I" dan orangtuanya melapor ke petugas piket Polres Payakumbuh diterima petugas BA Jaga Unit I SPKT, Bripda. Abriyudha. A. Laporan dengan Nomor STPL/26/I/2018/Res itu tertanggal 12 Januari. 


Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP. Camri Nasution dan KBO Reskrim, Iptu. Eldi Viarso mengatakan, secara resmi laporan tersebut belum sampai ke Satreskrim, namun ia membenarkan telah mengetahui bahwa memang ada yang melapor ke Piket Polres terkait kasus dugaan asusila itu. 

"Laporan secara resmi belum kita terima, namun terhadap kasus yang diserahkan Satpol-PP itu, akan kita lidik dahulu. Ada atau tidaknya indikasi perbuatan cabul, laporan tetap kita terima," ucapnya Jumat sore (12/1). (li2)

Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Facebook Comments