oleh

TERPASAH DI NAGARI ARIPAN
Korban Terakhir yang Hanyut di Aliran Batang Lembang Akhirnya Ditemukan

SOLOK (Metrans)
Seluruh korban hanyut di Batang Sawah Kajai (Aliran Batang Lembang), Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Minggu (13/5) akhirnya ditemukan. Jenazah ketiga, Habibullah (24), ditemukan oleh Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat, di Jorong Tampunik, Nagari Aripan, Kecamatan IX Koto Dibawah, Kabupaten Solok, Rabu (16/5) sekitar pukul 18.05 WIB. 

Warga Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam tersebut ditemukan sekitar 5 kilometer dari lokasi hanyut. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Selayo untuk divisum dan diserahkan ke pihak keluarga. 

Danramil Kubung Kapten (INF) Pardomuan Simanjorang menyatakan dengan penemuan satu korban tersebut, seluruh korban sudah ditemukan, dari tiga korban yang dilaporkan hanyut sejak Minggu sore (13/5). 


(Baca juga: Tiga Warga Kubung Solok Hilang Setelah Dihanyutkan Arus Air Sungai)

Sebelumnya, satu korban atas nama Widya (23) ditemukan meninggal pada Minggu malam, dan korban atas nama Fatih (6) ditemukan oleh seorang warga yang akan menyeberang sungai, pada Selasa (15/5) sekitar pukul 06.45 WIB.

"Dengan penemuan korban ketiga ini, berarti seluruh korban hanyut sudah ditemukan dan pencarian oleh Tim SAR gabungan dihentikan," ungkapnya.

Sebelumnya, tiga warga Jorong Kajai, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok dilaporkan hanyut di Batang Sawah Kajai (aliran Sungai Lembang), Minggu (13/5). Ketiganya dikabarkan hanyut ketika sedang mandi di sungai. Mereka hilang disapu arus deras sungai yang datang tiba-tiba. Ketiganya adalah Widya (23), Habib (24) dan Fatih (6) asal Kotobaru, Kabupaten Solok.

"Informasinya korban saat itu hendak mandi di sungai, namun tiba-tiba datang arus deras yang diduga menyapu ketiga korban," sebut salah seorang petugas BPBD Kabupaten Solok, Suhardes.

Mendapat informasi itu dari keluarga korban, sontak masyarakat langsung berhamburan dan membantu melakukan pencarian di sepanjang Batang Lembang, mulai dari lokasi kejadian hingga jembatan Kotobaru.

Pencarian terus dilakukan meski Tim SAR gabungan terkendala dengan kondisi air yang keruh dan deras sehingga menyulitkan proses pencarian.

Kejadian itu mengundang masyarakat untuk berduyun-duyun di sepanjang jembatan Kotobaru. Hal itu juga memicu kemacetan panjang. (rzl)


Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru