Lupakan Eforia, Semen Padang Fokus ke Persik

Kapten Tim Semen Padang Irsyad Maulana langsung fokus ke laga berikutnya Persik Kendal.

PADANG (Metrans)
Euforia kemenangan 2-0 atas Persibat Batang, Jumat (14/9) harus dilupakan pemain Semen Padang. Saat ini, tim Kabau Sirah fokus pada pertandingan berikutnya menghadapi Persik Kendal, yang akan ditabuh di Stadion Agus Salim,  Selasa (18/9).

Manajer Semen padang, Win Bernadino, mengatakan manajemen menyambut baik hasil maskimal saat menghadapi Persibat. Ia menilai, secara mental, pemain semakin membaik.

Meski begitu, ia berharap euforia kemenangan itu cukup dirasakan sesaat saja. Pasalnya, Semen Padang akan melalui pertandingan yang tak kalah berat yakni Persik Kendal. saat ini, Persik Kendal menghuni posisi ke-9 klasemen sementara dengan meraih 20 poin. Meski posisi terpaut cukup jauh dengan Semen Padang, namun bukan berarti Persik akan mudah di kalahkan, makanya para pemain harus segera melupakan kemenangan atas Persibat.


"Kami sudah sampaikan ke pemain agar tak berlarut-larut dengan kemenangan atas Persibat. Pemain dituntut fokus pada laga selanjutnya. Memang, hasil atas Persibat memotivasi pemain pada pertandingan selanjutnya," ujar Win.

Sementara tim pelatih Semen Padang juga meminta para pemainnya untuk segera melupakan euforia kemenangan yang diraih saat melawan Persibat. Mereka ingin Irsyad Maulana dan kolega fokus pada laga melawan Persik.

“Saya berpesan kepada pemain euforia kemenangan melawan Persibat sudah selesai jangan over confident dan tidak boleh meremehkan lawan baik kadang maupun tandang,” harap asisten pelatih Semen Padang Weliansyah.

Jelang laga ini, Weli mengkhawatirkan kondisi kebugaran para pemainnya. Jadi, eks asisten pelatih timnas Indonesia U-16 ini berharap agar para pemain bisa tetap tampil maksimal. Ia juga ingin pemain bisa tampil di banyak posisi.

Pasalnya, dengan jadwal yang padat seperti saat ini, pemain akan rawan cedera. Jika sudah begitu, maka pemain yang dalam kondisi kebugaran lebih bagus harus siap dimainkan. Meskipun kadang tidak sesuai dengan posisi aslinya.

“Jadwal seperti ini sulit kecuali turnamen, beda dengan kompetisi tapi saya bersyukur walaupun jadwal mepet stok pemain kita mumpuni,” katanya.
“Saya juga menekankan pada semua pemain harus bisa bermain disegala posisi kalau tim kita kehilangan pemain yang cedera atau akumulasi kartu,” tutup pelatih yang telah tutas menyelesaikan kursus A AFC ini. (can)


Jangan Lewatkan