oleh

UNTUK TINGKATKAN KREATIFITAS

Masyarakat Batu Kunik Lumpo Gelar Pelatihan Menjahit

PAINAN ( Metrans )

Masyarakat di Kenagarian Batu Kunik Lumpo Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengadakan pelatihan menjahit Bed Cover untuk meningkatkan kreatifitas serta untuk menggenjot perekonomian masyarakatnya di daerah itu.

“Kegiatan pemberdayaan masyarakat itu dilakukan selama dua bulan dengan jumlah anggota saat ini sebanyak 40 orang," ucap Walinagari Batu Kunik Lumpo, Syafrico JP, Selasa (16/5) di Painan.


Dia mengatakan pelatihan menjahit bed cover ini dilaksanakan selama dua bulan tersebut terbagi dengan dua gelombang dengan rincian, Senin, Selasa, Rabu sebanyak 20 orang dan 20 orangnya lagi Kamis, Jumat, Sabtu.

"Ini adalah pelatihan yang kedua kalinya kami lakukan. Namun kami tidak akan membatasinya demi meningkatkan perekonomian masyarakat, siapa pun yang mau ikut boleh saja," sebutnya.

Dikatakanya, demi menggenjot perekonomian masyarakat serta menambah Sumber Daya Manusia (SDM) anak nagari yang paham tentang menjahit, hasil jahitan tersebut akan dipasarkan atau dijual ke luar Sumatra Barat.

Pelatihan menjahit Bed Cover ini yang sebelumnya, sudah direspon  baik oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.

"Dimana waktu itu bupati sempat berpesan terus dilatih masyarkatnya dan hasil jahitanya nanti tolong dikoordinasikan dengan Dinas UMKM dalam bentuk pemasarannya," katanya.

Lebih lanjut dia katakan, selain itu pihaknya juga akan mendirikan Badan Usaha Milik Nagari (BumNag). Setelah peserta menjahit ini benar benar paham, nanti kita dirikan BumNag.

"Nah pengurus Bumnag nantilah yang memasarkannya atau mengelola keungannya." terangnya.

Anggaran pelatihan menjahit ini di ambil dari add sebanyak Rp181 juta. Namun dana add yang diambil itu sudah sesuai kesepakatan bersama seperti Bamus dan perangkat nagari.

Kemudian, dia menambahkan, pihaknya juga berencana akan memprogramkan Rool Book kepada masyarakat di daerah itu. Dengan cara membagi - bagikan berbagai macam buku seperti buku pertanian atau peternakan di daerah itu dengan sistem rolling guna memahami tentang Contents buku tersebut.

"Nanti kita akan mengetahui siapa masyarakat  yang gemar membaca dan siapa yang tidak," kata Sfafrico mengakhiri.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru