Masyarakat Diminta Dukung Normalisasi Batang Lembang di Solok

Komisi IV DPRD Sumbar meninjau kondisi Batang Lembang sebelum dilaksanakan normalisasi tahun 2018.


PADANG (Metrans)

Komisi IV DPRD Sumbar meminta kepada masyarakat Kota Solok dan Kabupaten Solok mendukung upaya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk melaksanakan proyek normalisasi sungai Batang Lembang di daerah itu.

"Kita harap masyarakat mendukung dan memberikan respon positif terhadap proyek normalisasi Batang Lembang ini. Normalisasi ini sangat dibutuhkan supaya masyarakat terhindar dari bahaya banjir. Namun, jika normalisasi tidak dilaksanakan, banjir terus mengancam," kata Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, H. Suwirpen Suib ketika kunjungan kerja ke daerah itu, Sabtu (31/3) di Solok.


Politisi Partai Demokrat itu mengatakan tahun 2017 lalu, proyek normalisasi itu sempat dipindahkan karena terkendala pembebasan tanah. Saat itu, pemerintah daerah setempat sudah memberikan rekomendasi, hanya saja proyek itu terpaksa dialihkan karena masyarakat tidak mau membebaskan tanahnya.

"Inilah persoalannya dan kita harap di tahun 2018 ini tidak terjadi. Jangan sampai proyek ini dialihkan karena normalisasi Batang Lembang sangat mendesak sekali," kata Suwirpen didampingi Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar, Taufik Hidayat, anggota Evel Murfi Sjaifoel serta anggota lainnya.

Sementara Kabid Sungai, Pantai dan Konservasi Dinas Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar, Andy Ikhfan mengatakan untuk tahun 2018 ini, Pemerintah Pusat melalui dana APBN menganggarkan Rp5 miliar untuk normalisasi Batang Lembang ini.

"Dana itu ditambah dari APBD Sumbar Rp3,5 miliar sehingga total untuk normalisasi Batang Lembang tahun ini mencapai Rp8,5 miliar. Dengan anggaran sebanyak itu, normalisasi hanya bisa dilaksanakan sepanjang 250 meter dan kita memilih lokasi yang paling mendesak," kata Andy.

Menurutnya, normalisasi Batang Lembang akan terus dilaksanakan hingga tahun 2021. Artinya, sampai 2021, Pemprov Sumbar terus menganggarkan dana dari APBD. "Hal ini sesuai dengan rencana pembangunan Pemprov Sumbar dibawah kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno," tegasnya.

Andy mengakui bahwa proyek normalisasi tahun 2017 lalu sempat terkendala masalah pembebasan tanah milik warga sehingga terpaksa dialihkan ke tempat lain. Untuk itu, pihaknya berharap tahun ini proyek normalisasi ini bisa berjalan lancar.

Sebelum melakukan kunjungan kerja ke Batang Lembang, rombongan Komisi IV DPRD Sumbar terlebih dahulu meninjau Jalan Pintu Angin Labuh Saiyo, Kabupaten Solok. Jalan tersebut akan diperbaiki dengan menggunakan dana dari Pemprov Sumbar Rp11 miliar.

"Saat ini jalan belum diperbaiki karena dalam tahap tender. Namun demikian, kita turun sebelum dilaksanakan perbaikan untuk mengetahui kondisi yang ada di lapangan. Tujuannya adalah untuk pengawasan sebab pembangunan ini menggunakan uang negara," kata Suwirpen. (pep)

Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Facebook Comments