oleh



Memacu Adrenalin pada Ketinggian 300 Meter di Menara Kuala Lumpur

CATATAN REDAKSI: Selama empat hari, dimulai tanggal 6 hingga 9 Agustus, Raihan Al Karim –wartawan Harian Metro Andalas di Padang, Sumatera Barat-- berkesempatan mengunjungi Kota Kuala Lumpur, Ibu Kota Malaysia. Meskipun berlibur, naluri jusnalistiknya juga merekam berbagai peristiwa dan kenangan selama di Kuala Lumpur, terutama di Menara Kuala Lumpur. Berikut catatan perjalanannya :

 

Kuala Lumpur - Berwisata ke Malaysia, jangan hanya berfoto di depan Menara Petronas saja. Coba juga ke puncak Menara Kuala Lumpur untuk sensasi petualangan yang memacu adrenalin. Menara Kuala Lumpur yang akrab disebut Menara KL adalah sebuah menara komunikasi tertinggi di Malaysia, tepatnya di Jalan Punchak No 2, Off Jalan Ramlee. Menara tersebut menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi pelancong. Tingginya mencapai 421 meter dari permukaan tanah, hanya selisih 30 meter dari Menara Petronas yang tingginya 451 meter.


Saya berkesempatan mengunjungi menara tertinggi kedua di Malaysia itu, Selasa (7/8). Dalam kesempatan itu, saya sempat mencoba beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di Menara KL tersebut. Untuk menuju ke puncak menara, pengunjung diwajibkan membeli tiket terlebih dahulu. Harga tiketnya RM91 atau setara Rp320 ribuan. Tiket tersebut sudah termasuk tiga tiket kunjungan yaitu Observation Deck, Sky Deck dan Sky Box.

Setelah membeli tiket, pengunjung dapat langsung masuk ke lobby untuk dipandu petugas menuju Sky Deck menggunakan lift sekitar 5 menit. Sesampai di Sky Deck yang berada di lantai TH05, para pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan di kawasan yang berada pada ketinggian 300 meter ini. Di lantai terbuka inilah pengunjung dapat menikmati sekeliling pemandangan Kuala Lumpur yang menakjubkan. Beberapa gedung pencakar langit pun menjadi pemandangan tersendiri, termasuk Menara Kembar Petronas yang bisa juga terlihat dari puncak Menara Kuala Lumpur

Setelah puas berfoto ria, pengunjung dapat langsung mengunjungi Sky Box yang masih berada di sekitaran Sky Deck. Seperti namanya, Sky Box adalah sebuah ruangan berbentuk kubus yang menjorok dari bagian luar KL Tower. Berada di Sky Box sangat menguji adrenalin pengunjung. Betapa tidak, keseluruhan Sky Box dibuat dari bahan kaca tebal transparan, sehingga pengunjung dapat melihat langsung pemandangan sekelilingnya, termasuk di bawahnya (dasar menara).

Saya juga sempat mencoba juga wahana Sky Box. Sensasi merinding yang cukup hebat pun langsung terasa begitu masuk ke dalam Sky Box yang dikelilingi kaca transparan, apalagi bila pengunjung yang takut terhadap ketinggian. Namun tak sedikit pengunjung bernyali besar dapat dengan mudah berpose tidur ataupun berpose seakan terbelalak melihat pemandangan di bawah.

Untuk bisa ke Sky Box, pengunjung harus mengantre yang cukup panjang. Sebab, di Menara KL ini, Sky Box adalah tempat kunjungan utama yang ditunggu-tunggu pelancong. Tak hanya harus mengantre Sky Box, untuk naik ke Sky Deck dari lantai dasarpun harus mengantre sekira 30 menit.

Saat berkunjung ke Sky Deck, saya dikunjungi oleh tiga orang jurnalis Surat Kabar Berita Harian, Kuala Lumpur. Kegiatan saya juga diliput oleh jurnalis tersebut dan diwawancarai terkait kunjungannya selama di Kuala Lumpur. Ia juga untuk bercerita dengan pihak manajemen Menara KL dan ketiga jurnalis surat kabar berbahasa melayu tersebut.

Tak hanya Sky Deck, pengunjung juga dapat mengamati dengan jelas pemandangan kota Kuala Lumpur dari ketinggian 276 meter menggunakan binokular di Observation Deck yang berada di lantai TH01. Di sini juga tersedia beberapa stand penjualan cindera mata khas Kota Kuala Lumpur, seperti gantungan kunci, pajangan , dan sebagainya.

Untuk menuju ke Menara KL, pelancong dapat menggunakan taksi ataupun MRT, kemudian turun Stasiun Raja Chulan atau Stasiun Bukit Nanas dan kemudian berjalan kaki menuju gerbang Menara KL. Penunjuk jalannya sangat mudah dan bisa dijangkau dari mana pun. Sesampai di gerbang KL Tower, jangan khawatir kelelahan. Karena di gerbang tersebut, tersedia tempat untuk menunggu shuttle bus yang akan mengantarkan kita sampai gerbang sesungguhnya KL Tower. Pengunjung akan diantarkan hingga lobi Menara KL untuk membeli tiket sebelum berkegiatan di menara itu. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba? (***)

 

Lihat juga beberapa foto kunjungan ke Menara Kuala Lumpur di bawah ini:

Menikmati keindahan Kuala Lumpur di Sky Deck Menara KL

Menikmati keindahan Kuala Lumpur di Sky Deck Menara KL.

 

Raihan saat diwawancarai oleh jurnalis Surat Kabar Berita Harian, Kuala Lumpur.

Saya saat diwawancarai oleh jurnalis Surat Kabar Berita Harian, Kuala Lumpur.

 

Mengamati pemandangan Kuala Lumpur menggunakan binokular di Observation Deck.

Mengamati pemandangan Kuala Lumpur menggunakan binokular di Observation Deck.

 

Duduk di Sky Box dikelilingi dengan kaca transparan, termasuk lantai.

Duduk di Sky Box dikelilingi dengan kaca transparan, termasuk lantai.

 

Para pengunjung mengantre menuju lift untuk menaiki puncak.

Para pengunjung mengantre menuju lift untuk menaiki puncak.


Tag:

Editor :  *

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru