Open House Memang Tak Ada, Namun Ketua DPRD Sumbar Supardi Menyiasati untuk Bertemu dengan Anggota FWP-SB

Suasana pertemuan dengan anggota FWP-SB

PADANG (Metrans)
Open house memang tidak ada dalam situasi mewabahnya Covid-19 ini, namun Ketua DPRD Sumbar Supardi tetap rindu untuk bisa bercengkerama dengan wartawan yang sehari-hari berpos di lembaga legislatif itu.

Pada lebaran kedua, Senin (25/5) sore, Ketua DPRD Sumbar itu berhalalbihalal dengan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat (FWP-SB) di kediamannya jalan Sudirman Padang.

Karena situasi pandemi saat ini, memang wartawan yang diundang tidak keseluruhan, agar tetap menjaga protokoler kesehatan covid-19, dan aturan social distancing.


Selain dihadiri wartawan, acara silaturahmi juga dihadiri wakil ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Adrian Tuswandi atau kerap disapa Toaix, yang memiliki basic jurnalistik.

Pada kesempatan tersebut Supardi mengatakan, akan selalu menjaga hubungan baik dengan semua pihak, khususnya wartawan yang merupakan garda terdepan informasi dunia.

Supardi juga mengatakan, dikarenakan pandemi saat ini, maka silaturahmi dan bertatap muka secara langsung agak terkendala, namun saat idul fitri moment tersebut harus disiasati, meskipun dengan jumlah orang terbatas, karena selama ramadan tidak bisa bersiturahmi secara langsung, dengan kondisi serba sulit.

"Sebelumya saya menyampaikan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan bathin, karena baru kali ini ada kesempatan bersilaturahmi secara langsung semenjak pandemi ini meningkat, biasanya ramadan kita masih bisa bertemu dan melakukan kegiatan bersama, namun kondisi yang membatasi kita," urai Supardi.

Ditambahkannya, mungkin dengan social distancing ada yang berfikir negatif padanya, namun Supardi memahami, karena kondisi saat ini itu bisa saja terjadi, padahal setiap saat ia berkeinginan bercengkrama dan diskusi dengan wartawan, hanya saja dibatasi oleh situasi Corona. 

Dalam kesempatan itu, Ia berjanji akan berusaha bisa berdiskusi dengan wartawan, setidaknya sekali dalam 3 bulan.

Supardi juga mengatakan, karena ruangan dan waktu yang mendadak, maka ia juga meminta maaf jika tidak bisa mengakomodir dan bertatap muka dengan rekan-rekan wartawan serta seniman secara keseluruhan.

"Sekali lagi saya minta maaf kalau saat ini tidak bisa menghubungi temana-teman secara keseluruhan, karena keterbatasan waktu dan tempat, dalam ketentuan PSBB dan ketentuan protokoler kesehatan, kemungkinan jika situasi kembali normal, saya akan lakukan pertemuan dengan rekan-rekan wartawan secara keseluruhan," terangnya lagi.

Sekaitan dengan halal bi halal yang dilakukan ketua DPRD Sumbar tersebut, Wakil Ketua KI Adrian Tuswandi  mengapresiasi dengan baik, karena masih menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan wartawan, dalam keterbatasan dan situasi saat ini.

"Kita sangat mengapresiasi pak Supardi, karena dalam situasi penuh keterbatasan masih menyempatkan diri untuk  bertemu teman-teman wartawan, dan kita berharap dalam situasi stabil akan membawa lebih banyak undangan beliau," harap Toaix.

Suasana halal bi halal sangat penuh keakraban, meskipun memakai tata cara protokoler kesehatan, dan meminta agar bisa menjaga diri.(*)


Jangan Lewatkan