10 Okt 2017 | 20:41:25 WIB
Pewarta : Heri Syafrianto


NINIK MAMAK NAGARI BARINGIN TETAP MENOLAK
Pacu Kuda di Bukit Gombak Batusangkar Terancam Batal

Pacu Kuda di Bukit Gombak Batusangkar Terancam Batal

Suasana silaturahmi ninik mamak dan warga Nagari Baringin dengan Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi


BATUSANGKAR (Metrans)

Meski Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mempertaruhkan jabatan untuk menyelesaikan sengketa tapal batas Nagari Baringin dan Nagari Saruaso, ninik mamak dan warga Nagari Baringin khususnya Jorong Bukit Gombak tetap menolak pelaksanaan iven pacu kuda di lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak Nagari Baringin Kecamatan V Kaum Tanah Datar.

(Baca juga: Sengketa Tanah Bukit Gombak Belum Juga Menemui "Titik Temu")


Dalam acara  silatulrahmi antara Bupati Tanah Datar dengan ninik mamak serta lembaga unsur Nagari Baringin,  Wali Jorong sekenagarian Baringin,  pemilik ulayat, Seknag juga menghadirkan Kabag Ops Polres  Tanah Datar,  Sekretaria Pemkab Tanah Datar, Ass I, OPD terkait,  Camat V Kaum, Minggu malam (8/10) di gedung Indojolito Batusangkar itu, ninik mamak Nagari Baringin tetap bersikukuh dengan penolakan tersebut.

Penolakan iven tahunan tersebut bukan karena tanpa alasan, tetapi karena kondisi yang semangkin memanas pasca pencopotan spanduk penyegelan ulayat pusako tinggi masyarakat Jorong Bukit Gombak,  spanduk penyegelan di pasang di tanah milik ulayat,  tapi dicopot oleh sekelompok oknum dan dipasang kembali pada warung-warung di Kecamatan Tanjung Emas. Hal ini dinilai sebagai penghinaan yang sangat menyakitkan bagi ninik mamak dan warga Nagari Baringin.

Hal itu terungkap dalam undangan Ketua KAN Baringin Malin Marajo mengatakan, pasca pencopotan spanduk penyegelan oleh oknum warga Saruaso, hanya sesaat sesudah pemancangan membuat suasana Jorong Bukit Gombak memanas dan Ninik mamak mengaku tidak bisa lagi membendung para pemuda untuk bertindak,  bila pacu kudo tetap di paksakan, maka sudah dipastikan akan terjadi gesekan diantara kedua kelompok. Ninik mamak mengatakan jangan pernah mengambing hitamkan warga Baringin bila terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Ninik mamak dan warga Nagari Baringin tidak akan pernah menghalang-halangi  kegiatan tahunan tersebut,  tetapi mohon diselesaikan dulu tapal batas kedua Nagari,  agar tidak ada saling menganggu lagi,  pelaksanaan pacu kuda bisa diundur sampai selesainya penyelesaian sengketa.  Sebagai pemilik ulayat Ninik mamak ke Nagarian Baringin tidak ridho,  bila panitia tetap mengelar iven di atas luka dan hinaan sekelompok oknum.

Disamping itu apa Panpel dapat menjamin keamanan pada saat iven,  sedangkan percikan api itu sudah ada.  Bila pihak keamanan baik itu TNI maupun Polri dapat menjaminnya silakan tetap lakukan iven tersebut,  tapi bila terjadi sesuatu ninik mamak akan menuntut Panpel dan pihak keamanan.

Roni Elisman, Ketua Pordasi sekaligus Ketua Panpel pacu mengatakan,  melihat riak yang berkembang dan belum adanya izin dari ninik mamak selaku pemilik ulayat ada baiknya pacu kuda ditiadakan,  tetapi bila ada dukungan semua pihak meski waktunya sangat pendek seluruh panitia berusaha maksimal menyukseskan iven tahunan tersebut.

Sementara Kabag Ops Polres Tanah Datar Yon Hendri mengatakan belum adanya tindakan pihak berwajib terhadap oknum,  karena belum adanya laporan secara resmi oleh warga Jorong Bukit Gombak. Untuk itu dihimbau agar warga membuat laporan resmi tentang peng rusakan dan pencurian spanduk penyegelan,  hal itu merupakan dasar bagi polisi untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai UU yang berlaku.

Sementara itu Bupati Tanah Datar  Irdinansyah Tarmizi mengatakan siap mempertaruhkan jabatannya untuk penyesaian sengketa tapal batas Nagari Baringin dan Saruaso,  pasalnya penyelesaian sengketa tapal kedua nagari sangat penting baginya.

“Saya siap meletakkan jabatan sebagai bupati bila stafnya tidak memulai penyelesaian sengketa itu,”  kata bupati. Karena ini membutuhkan proses diminta Ninik mamak dan warga Nagari Baringin bersabar, karena ini tidak bisa terburu-buru.

Mengenai pelaksanaan pacu kuda bupati mengatakan akan membawanya dalam rapat Forkopimda,  apapun hasil keputusan Forkopimda diharapkan semua pihak agar dapat mematuhinya. (Eri)

Editor :  John Edward Rhony

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2017





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook