Pemprov Sumbar akan Surati Kemenhub, Minta Tutup Aktivitas Penerbangan di BIM

Bandara Internasional Minangkabau. (Foto: dok/Iqbal Yoka)

PADANG (Metrans)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) akan menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI meminta untuk menutup akses penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman untuk sementara waktu. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), agar tidak masuk ke Sumbar. 

"Pengamanan di Sumbar perlu diperketat agar tetap aman dari virus. Kita tidak bisa memastikan kondisi semua orang yang masuk, mungkin saja orang yang masuk ke Sumbar dari daerah luar membawa Covid-19," tegas Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Selasa (24/3).


Ia mengatakan dalam waktu dekat, surat permintaan penutupan itu akan segera diselesaikan dan dikirim ke Jakarta. Penutupan dilakukan agar tidak ada lagi eksodus masuk ke Sumbar dari Jakarta dan dari daerah lainnya.

"Sekarang masih ada eksodus dari mana-mana, kita bersama gubernur sepakat dan kita buat surat ke Kemenhub kalau bisa penerbangan dihentikan dulu," ulasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini penerbangan ke Padang terus mengalami peningkatan, terutama dari daerah Jakarta. Malahan penerbangan ke Padang ditambah karena banyak yang ingin pulang.

Pihaknya juga sudah buat surat untuk mengimbau agar para perantau tidak pulang kampung terlebih dahulu sampai kondisi dipastikan aman. Apalagi daerah Jakarta merupakan wilayah yang terdampak virus, tentu semua pihak tidak ingin virus masuk ke Sumbar yang masih tergolong aman.

"Di Jakarta sudah banyak kasusnya, kita tidak ingin masuk ke virus itu ke Sumbar, kita ingin menutup bandara sementara, mudah-mudahan dikabulkan oleh Kemenhub," katanya.

Penutupan dilakukan pada semua daerah terutama dari mereka yang datang dari daerah terjangkit. Selain meminta menutup bandara, jalur masuk lewat jalan darat juga diperketat dengan melakukan pemeriksaan kondisi tubuh.

Dia mengingatkan agar semua pihak dapat belajar dari negara Italia. Saat itu pemerintah Italia meliburkan warganya lalu mereka pergi pulang kampung. Akibatnya virus menyebar ke seluruh wilayah. Untuk itu, penutupan bandara BIM diharapkan bisa mencegah agar tidak terjadi penyebaran virus.

"Jangan sampai kita menyesal, lihat Italia, diliburkan lalu pulang kampung sehingga ribuan orang sudah meninggal," pungkasnya.


Jangan Lewatkan