Pengedar Sabu-Sabu Kelas Kakap Diringkus di Padang Panjang

PADANG PANJANG (Metrans)

Satu keluarga yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu berinisial “YES”, 42, dan “SRI”, 37, berhasil diringkus polisi sekitar pukul 04.00 WIB menjelang subuh, Selasa (10/1), di kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang. Namun saat penggerebekan dua orang tersangka lain berhasil meloloskan diri dari sergapan aparat kepolisian Polres Padang Panjang.

(Baca juga: Kakak Kandung Bupati Dharmasraya Diciduk Polisi)


Informasi yang dihimpun Metrans dari salah satu tersangka kepada penyidik, terungkap kalau barang haram tersebut berasal dari Pulau Batam, yang diantarkan oleh seorang teman.

”Kami mengedarkan barang haram jenis sabu-sabu itu di kawasan Padang Panjang serta Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan kami ini telah dilakukan sejak satu tahun belakangan pak,” ujar tersangka YES.

Keberhasilan Polisi meringkus bandar besar itu, sebut Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, berawal dari informasi dari masyarakat. Mendapat informasi ini, Satuan Narkoba Polres Padang Panjang, langsung diperintahkan menyelidiki serta melakukan pengintaian terhadap orang-orang, yang dilaporkan masyarakat tersebut.

“Selama satu hari pengintaian oleh jajaran saya di rumah tersangka, memang terlihat gerak gerik mencurigakan. Melihat hal itu, anggota saya langsung menggerebek, dan berhasil mendapatkan dua paket besar sabu-sabu seberat berat 2, 96 gram, serta uang tunai Rp650 ribu, dan tiga unit HP Samsung,” tuturnya singkat.

Dikatakan, dari keterangan tersangka diketahui ada dua orang tersangka lain yang terlibat dalam jaringan mereka. Kedua tersangka, yang kabur itu merupakan suami tersangka SRI serta satu orang lagi merupakan saudara dari suami tersangka

”Kelihatannya jaringan mereka ini melibatkan keluarga. Jadi tidak aneh, kalau aksi mereka tertutup rapat selama ini,” ujarnya.

Pantauan Metrans, untuk sementara kedua tersangka meringkuk dalam sel tahanan Mapolres Padang Panjang, sebelum menjalani persidangan atau dilimpahkan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam waktu dekat. Untuk kedua tersangka, sambung Kasat Narkoba Polres Padang Panjang, AKP Hidup Mulya menyebutkan keduanya dijerat dengan Undang-Undang Psikotropika

”Tersangka dikenakan pasal berlapis, dan berkemungkinan kedua tersangka akan mendekam dalam penjara lebih kurang lima tahun penjara,” tegasnya.

Apresiasi Kinerja Kepolisian

Keberhasilan jajaran Kepolisian Mapolres Padang Panjang meringkus pengedar besar ini diapresiasi oleh Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis. Dirinya berharap, kedepan tidak akan ada lagi pengedar narkoba beraksi di Padang Panjang sehingga generasi muda dapat terhindar atau terbebas dari jeratan narkoba.

“Saya berikan apresiasi pada jajaran kepolisian. Kedepan mudah-mudahan mereka, dapat meringkus kembali pengedar besar, yang diduga masih beraksi di kota kita ini,” harapnya.

Tidak hanya itu, Hendri juga menegaskan seluruh ASN yang berada dibawah kepemimpinannya, untuk pro aktif serta membantu kinerja aparat kepolisian, dan memberikan informasi terkait adanya dugaan kasus peredaran narkoba, atau pemakai narkoba diinstansi yang mereka pimpin saat ini. (rco/pul)


Jangan Lewatkan