UNTUK REKAT SILATURAHMI

Perantau Solok Saiyo Sakato "Baralek Gadang" di Kampus Unidha Padang

Ketua harian S3 Padang Muslim Harun (kanan), Yunisfar (dua kanan), Ketua Panpel Afando Ekardo (dua kiri) dan Dedi Diantolani (kiri) memberikan keterangan pers

PADANG (Metrans)
Organisasi perantau Solok Saiyo Sakato (S3) Padang baralek gadang. Sabtu (21/7), S3 menggelar silaturahmi akbar di Aula Kampus Universitas Dharma Andalas, Jalan Sawahan. Sekitar dua ribu kepala keluarga S3 di Padang diundang secara terbuka.

"Undangan sudah kita sebar. Bagi yang belum mendapatkan undangan karena keterbatasan panitia, kami mengundang secara terbuka dan diharapkan semua perantau S3 di Padang bisa menghadiri acara silaturahmi akbar ini," kata Ketua Harian S3 Padang, H. Yunisfar, saat jumpa pers dengan wartawan, Kamis (19/7) di Padang.

Yunisfar yang didampingi Ketua Harian II H. Muslim Harun, Ketua Panitia Pelaksana Afando Ekardo, Wakil Ketua Dedi Diantolani, bendahara Hj. Darmaisutri serta pengurus lainnya mengatakan selain silaturahmi juga akan diadakan pemilihan pengurus baru. Pasalnya, kepengurusan S3 Padang dibawah pimpinan mantan Dirut Bank Nagari, H. Suryadi Asmi sudah habis pada tahun 2018 ini.


"Dalam silaturahmi akbar ini juga diagendakan pemilihan kepengurusan yang baru. Beberapa nama sudah mulai mengapung. Diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, anggota DPRD Sumbar Suwirpen Suib, serta tokoh muda seperti Afando Ekardo, Dedi Diantolani, Alfiandri serta lainnya," jelas Yunisfar.

Yunisfar menyebutkan pihaknya mengarahkan S3 untuk dipimpin oleh tokoh-tokoh muda yang berusia dibawah 60 tahun. Pasalnya, selain energik juga bisa membawa organisasi S3 Padang ke arah kemajuan. Untuk itu, nama-nama yang muncul sangat didukungnya untuk menjadi ketua dan pengurus S3 Padang.

Menurutnya, S3 merupakan organisasi perantau yang bersifat sosial. Untuk itu, program-program yang sudah dijalankan dibidang sosial seperti memberi bantuan kepada keluarga tidak mampu, olahraga bersama serta pertemuan rutin bulanan harus dilaksanakan secara kontinu.

"Harus ditegaskan bahwa S3 Padang merupakan organisasi perantau asal Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan dan Kota Solok yang bersifat sosial. Dengan demikian, saya berharap organisasi ini tidak lari dari khitahnya," jelasnya. 

Sementara Ketua Panpel Afando Ekardo mengatakan pihaknya sudah menyebarkan undangan ke perantau S3 Padang. Hanya saja, pihaknya memiliki keterbatasan sehingga undangan tidak bisa disebarkan ke seluruh perantau S3 di Padang yang jumlahnya sekitar dua ribu kepala keluarga.

"Sekali lagi saya mohon maaf kepada saudara-saudara kita S3 Padang yang belum menerima undangan. Namun demikian, panitia mengundang secara terbuka kepada seluruh perantau S3 Padang untuk hadir dalam acara silaturahmi ini tanpa harus membawa undangan. Selain itu, saya berharap acara ini disebarluaskan ke saudara-saudara S3 yang lainnya," tegasnya.

Ekardo mengatakan acara silaturahmi ini akan dibuka oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan dihadiri tiga kepala daerah masing-masing bupati Solok, walikota Solok dan bupati Solok Selatan. (pep)


Jangan Lewatkan