GUBERNUR SUMBAR DAN RIAU AKAN ‘DUDUK SEMEJA’

Persoalan Waduk dan Banjir di Limapuluh Kota Segera Dibahas

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (tengah) bersama istri Ny Nevi Irwan Prayitno berdialog dengan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

PEKANBARU (Metrans)

Persoalan waduk Koto Panjang, banjir dan kerusakan di sejumlah titik ruas jalan perbatasan Sumbar-Riau akan menemui titik terang. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dijadwalkan bertemu khusus untuk membahas hal ini bersama PT PLN pada 12 Mei mendatang.

Hal ini diungkapkan Irwan Prayitno di sela-sela sambutannya pada acara Pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Limapuluh Kota-Payakumbuh (IKLPK) 'Gonjong Limo' Provinsi Riau dan Raker Pertama IKLPK dengan tema 'Konsolidasi, Optimalisasi, dan Peran Serta Gonjong Limo dalam Pencapaian Visi Riau 2020' yang berlangsung di Ballroom Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Minggu (7/5).


Menurut Irwan Prayitno, pertemuan tersebut penting dilakukan guna mengantisipasi terulangnya bencana banjir yang melanda daerah Pangkalan akibat meluapnya Sungai Batang Kampar beberapa pekan silam.

"Ada dilema soal Waduk Koto Panjang yang perlu didiskusikan. Kalau waduk dilepas pintunya, Kampar Riau banjir. Kalau tidak dibuka, Pangkalan banjir. Ini yang akan dicari bagaimana jalan keluarnya," ujar Irwan.

Selain itu, kata Irwan dalam pertemuan tersebut juga akan membicarakan tentang sejumlah ruas jalan yang amblas di perbatasan Sumbar-Riau.

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam sambutannya di kesempatan yang sama mengutarakan harapannya agar pembangunan infrastruktur penghubung Sumbar-Riau seperti jalan tol dan rel kereta api dapat diselesaikan bersama oleh Pemprov Sumbar dan Pemprov Riau.

"Mimpi kita bagaimana rel kereta api Riau-Sumbar bisa tersambung. Kalau kita keroyok ke Pusat, saya yakin jadi ini, Pak Gubernur," ujarnya.

Arsyadjuliandi Rachman memaparkan, untuk mewujudkan mimpi tersebut, Pemprov Riau telah melaksanakan pembebasan lahan di Dumai dan telah berkonsultasi dengan PT KAI.

"Pekan depan, Dirjen Kereta Api akan ke sini (Riau). Kita akan membicarakan hal yang sama," ujar Arsyad sembari menekankan keseriusan Pemprov Riau.

Menyambut harapan dan ajakan Gubernur Riau ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar juga memiliki harapan dan komitmen yang sama.

Sebagai bukti komitmennya, Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar telah mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan dan telah berkonsultasi dengan Pemerintah Pusat. "Dukungan Pemerintah Pusat sudah kita dapatkan. Bahkan telah keluar Keppresnya," katanya.

Menyangkut perkembangan pembangunan rel kereta api Sumbar-Riau, Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar telah melaksanakan program pembebasan dan pengerasan tanah di Sijunjung. Jalur ini, tambahnya lagi, sudah tersambung hingga ke Lipat Kain, Kampar, Riau.


Jangan Lewatkan