oleh



Pesan Sabu-sabu, Pekerja Penggilingan Padi Diringkus Polisi

PAYAKUMBUH (Metrans)

Hanya berselang beberapa hari usai menangkap empat orang tersangka pemakai dan pengedar Narkoba jenis Sabu-sabu di dua tempat berbeda di wilayah hukum Polres Payakumbuh dan dua diantarannya merupakan ayah dan anak.

Kali ini, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, Iptu. Desneri didampingi KBO Iptu. Rika Susanto Kanit 1 Narkoba, Aipda. Supriyadi  Dahlan serta Dantim Buser, Bripka. JM Pasaribu, kembali menangkap seorang pria yang diduga sebagai pemakai narkoba.


 Penangkapan terhadap tersangka AP (27 tahun) beralamat di Jorong Padang Aur, Kenagarian  Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dilakukan, Rabu (16/10) sekitar pukul 20.00 Wib di WC sebuah SPBU  di kawasan Lampasi Tigo Nagari.

Saat itu tersangka AP yang mengaku bekerja sebagai  pekerja penggilingan padi keliling, diduga hendak mengambil pesanan Narkoba yang ia beli lewat sambungan telepon dengan seorang Napi.

Narkoba yang dibungkus dengan kotak rokok tersebut diletakkan pengedar atau kurir di atas pentelasi pintu masuk salah satu WC di SPBU tersebut. Saat tersangka akan mengambil barang terlarang itulah, dia dibekuk tanpa perlawanan oleh anggota Opsnal Satresnarkoba yang telah berada di lokasi SPBU melakukan pengintaian.

 Dari penggeledahan yang dilakukan, berhasil diamankan 1 paket Narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik dan kertas serbet di dalam sebuah kotak rokok. Sabu-sabu tersebut diduga diletakkan  seorang kurir yang diduga terkait dengan seorang Napi yang mengendalikan peredaran narkoba tersebut.

"Kita mendapat informasi akan ada transaksi Narkoba di sebuah SPBU di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Dari informasi itu, kita berhasil menangkap seorang tersangka dengan barang bukti 1 paket Narkoba jenis sabu-sabu siap pakai," sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Dony Setyawan melalui Kasat Resnarkoba, Iptu. Desneri didampingi KBO Satresnarkoba, Iptu. Rika Susanto dan Kasubag Humas, Ipda. Aiga Putra, Kamis (17/10).

Iptu Desneri juga menambahkan, selain barang bukti 1 paket Narkoba jenis Sabu-sabu, juga diamankan uang Rp300.000 dari tangan tersangka AP yang diduga akan digunakan untuk membayar Sabu-sabu tersebut.

Sementara tersangka AP mengaku tertipu oleh Napi berinisial A yang  disebutnya sebagai pengedar. Tersangka AP memesan Narkoba jenis ganja kering kepada  Napi A, namun barang yang  diantarkan atau yang diletakkan kurir di atas pentelasi pindi SPBU adalah Narkoba jenis Sabu-sabu.

"Yang saya pesan ganja, Pak. Tapi yang ada malah Sabu-sabu. Saya memang pemakai ganja untuk semangat kerja." ujar tersangka AP.

 AP juga menyebut bahwa, ia mengenal Napi A dari seorang temannya. Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka AP dan barang bukti diamankan ke Polres Payakumbuh. (Lili Yuniati)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru