oleh

TERLIBAT TRANSAKSI NARKOBA

Polres Solok Kota Tangkap Tiga Orang di Lokasi Berbeda

SOLOK (Metrans)
Tim Reserse Narkoba Polres Solok Kota menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja di dua tempat berbeda di wilayah hukum Polres Solok Kota, Jumat malam (7/7).

Dua pelaku, awalnya ditangkap di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, yakni Joni Hendri (42), pedagang, beralamat di Taratak RT 04, RW 02, Tanah Garam dan Rozen Jumesko (28), wiraswasta, di alamat yang sama dengan Joni. 

Kedua pelaku ditangkap saat terjadi transaksi di depan Gardu PLN Jalan Rajin, Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok. Dari tangan kedua pelaku, disita enam barang bukti, masing-masing dua paket kecil ganja senilai Rp50 ribu, dua handphone merek Nokia dan LG, serta satu unit sepeda motor dengan nopol BA 6501 HJ dan satu buah celana pendek merek Lois. 


Kejadian berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di daerah Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok sekitar pukul 18.00 WIB. 

Mendapat informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian. Saat itu ada seorang masyarakat menyampaikan bahwa ada orang yang mencurigakan di depan gardu PLN Tanah Garam dan setelah petugas sampai di lokasi, petugas melihat dua orang yang dicurigai, dan petugas langsung menangkap kedua pelaku. 

Saat digeledah ditemukan dua paket kecil ganja dari dalam saku celana belakang sebelah kiri Joni Hendri. Keduanya kemudian digelandang beserta barang bukti ke Mapolres Solok Kota. 

Di Mapolres Solok Kota, kedua pelaku kemudian diinterogasi dan dilakukan pengembangan. Keduanya menerangkan bahwa Amris, memiliki ganja di daerah Singkarak. 

Atas pengakuan tersebut, polisi kemudian memancing Amris melalui Joni Hendri via handphone. Joni memesan ganja kepada Amris. Di ujung handphone, Amris mengatakan cuma punya satu paket kecil ganja (satu garis). Akhirnya, Joni dan Amris sepakat melakukan transaksi di depan kedai di daerah Singkarak pada pukul 21.00 WIB. 

Petugas kemudian langsung bergerak ke lokasi transaksi di kawasan Sarang Unggeh, Jorong Kaluku Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok. 

Saat transaksi terjadi, petugas langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap Amris. Dari tangan Amris disita dua paket ganja ukuran sedang. Amris lalu digelandang ke Mapolres Solok Kota. 

Selain ganja, dari tangan Amris (42), wiraswasta, yang beralamat di Jorong Kaluku, Nagari Singkarak, Kecamatan X Kota Singkarak, Kabupaten Solok, juga disita satu buah handphone merek Samsung, jaket dan satu unit becak motor mereka Honda Supra Fit dengan Nopol B 6966 TJR. 

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan menyatakan tiga tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Solok Kota. Menurut Dony, dari ketiganya masih akan dilakukan pengembangan untuk menjaring bandar yang lebih besar. 

“Inti dari pengungkapan kasus narkoba bukan dari besar atau kecilnya tangkapan. Tapi bagaimana kita bisa memutus mata rantai peredarannya. Kita harapkan dari penangkapan tersebut, kita bisa mengungkap jaringannya,” ujar mantan Ketua Satgas Narcotics Investigation Center (NIC) Bareskrim Mabes Polri ini. (*)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru