oleh

ANTISIPASI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN LGBT

Polres Tanah Datar "Gelandang" Delapan Orang Pelajar

BATUSANGKAR (Metrans)

Mengantisipasi kejahatan penyalahgunaan narkoba, Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) serta perzinaan di kalangan remaja, Polres Tanah Datar melakukan razia di Taman Pagaruyung, depan Kantor Bupati Tanah Datar, Sabtu (24/02) malam.

Setidaknya sekitar 15 orang remaja kedapatan masih keluyuran malam, mirisnya delapan orang remaja tersebut masih berstatus pelajar beberapa SLTA di Tanah Datar.


Razia yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tanah Datar Kompol Yon Hendri ini, dimaksudkan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dan LGBT, makanya  sengaja dilakukan pada malam minggu, karena merupakan waktu yang sering digunakan para kebanyakan anak muda untuk duduk bersama teman-teman.

“Untuk itu kami melakukan razia ke lokasi yang dinilai berpotensi terjadi perzinaan serta tindak pidana narkoba, salah satunya di Taman Pagaruyung ini,” ucap Kompol Yon Hendri.

Dikatan, ia bersama beberapa anggota turun ke tempat tersebut sejak pukul 22.30 Wib dan menemukan kelompok anak muda yang duduk di tempat yang gelap, termasuk juga seorang wanita dan dua teman prianya dan beberapa orang yang mengakui masih berstatus pelajar.

“Dari razia dilakukan, kita tidak melakukan penindakan tapi kita lakukan pendataan, nasehat dan menyuruh mereka untuk kembali pulang karena jam ini bukan lagi jam untuk seorang pelajar atau mahasiswa,” sebut Yon Hendri.

Dia mengimbau kepada masyarakat, agar bisa mengawasi anak dan membatasinya untuk keluar rumah pada jam malam.

 “Demi keselamatan anak anak kita, dari kejahatan kejahatan yang mengincar mereka, sebagai orang tua kita berikan pemahaman yang baik dan nasehat agar tidak keluar malam diatas jam 21.00 Wib, apalagi hanya untuk kongkow-kongkow dengan temannya, ini sangat berpotensi terhadap kejahatan,” pungkas Yon Hendri.

Sementara itu, salah seorang masyarakat Tanah Datar, Murhasan (55) yang melihat razia yang dilakukan oleh anggota Polres Tanah Datar itu, mengapresiasi langkah dan upaya yang dilakukan polisi di Taman Pagaruyung ini.

 “Hampir setiap malam minggu Taman ini ramai dikunjungi, namun yang sangat kita prihatinkan, adanya kehadiran kelompok pemuda baik itu wanita dan laki laki berada disitu hingga larut malam, kadang masih ada yang memakai pakaian sekolah,” ucap Murhasan yang tinggal tidak berapa jauh dari Taman Pagaruyung itu.

Ia berharap, harus ada pengawasan serius dari orang tua dan juga pihak pendidik yang notabene sebagai orang tua di sekolah untuk mengingatkan hal hal yang tidak baik dilakukan di luar jam sekolah.

“Buktikan saja, pendidikan yang berkarakter itu juga menyentuh kepada prilaku anak didik, bukan hanya ditingkat akademis,” ucapnya.


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru