Praperadilan Ditolak, Polisi 'Tancap Gas' Lanjutkan Kasus Dugaan Penipuan di Limapuluh Kota

Kasubag Humas Polres Limapuluh Kota, Kompol Yuhelman saat memberikan keterangan kepada wartawan.

LIMAPULUH KOTA (Metrans)

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Pati menolak gugatan praperadilan yang diajukan tersangka RO atas dugaan kasus penipuan, Rabu (26/2). Menanggapi hal itu, penyidik Satreskrim Polres Limapuluh Kota bakal melakukan konsolidasi untuk menindak lanjuti proses hukum terhadap tersangka RO.

Hal itu dikatakan Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo melalui Kasubag Humas, Kompol Yuhelman dan Kasat Reskrim, AKP Anton Luther usai sidang pembacaan vonis. Kendati demikian pihaknya belum bisa memastikan apakah dalam waktu dekat, akan segera dilakukan pemanggilan yang ketiga kalinya untuk tersangka RO atau tidak. Sebab pada pemanggilan sebelumnya, sempat mangkir dengan alasan orang tuanya sakit. 


"Pascaputusan praperadilan tadi, membuktikan apa yang kita lakukan (penetapan tersangka -red) terhadap RO telah sesuai. Ke depannya kita bakal melakukan konsolidasi dengan jajaran," kata dia, Rabu sore (26/2) di Mapolres Limapuluh Kota, Kawasan Ketinggian, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau.

Ia menambahkan, pemanggilan selanjutnya akan dilakukan setelah jajarannya melakukan konsolidasi. Ketika ditanya lebih jauh, apakah nantinya akan dilakukan upaya jemput paksa terhadap tersangka RO, ia belum bisa menjawab lebih jauh.

"Nanti lah kita lihat dahulu setelah kita lakukan konsolidasi lebih dahulu. Nanti kawan-kawan media juga akan kami beri tahu," pungkasnya .


Jangan Lewatkan