oleh



Pria ini Cabuli Pacar Temannya dalam Kondisi Lemah di Cadas Gunung Singgalang

PADANG PANJANG (Metrans)

Tak kuat mengendalikan nafsu bejatnya, RFD (18) asal Pangkalan, Limapuluh Kota, nekad garap pacar teman, YAT (19) dalam kondisi lemas di Jalur Pendakian Gunung Singgalang, Kecamatan X Koto Tanahdatar. Korban ditolong warga setempat dan langsung dilarikan ke RSUD Padang Panjang sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (18/9), untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pertolongan medis pada korban sejak Selasa dinihari itu, tidak dapat menyelamatkan nyawa korban. Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan bukti cairan sperma di celana dalam  korban dan diduga kuat sebelum korban dilarikan ke RSUD Padang Panjang, korban telah melakukan hubungan intim.  


Pascakematian korban, atas hasil pemeriksaan medis tersebut, keluarga korban tidak dapat menerima perlakukan yang dialami korban, hingga kasus  itu dilaporkan ke Mako Polres Padang Panjang untuk ditindaklanjuti.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Julianson, membenarkan telah adanya laporan kasus perbuatan tindak pidana atas persetubuhan korban dalam kondisi tidak berdaya.

"Laporan kita terima, penyidik langsung turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi dan olah TKP," sebut Julianson kepada wartawan Kamis (20/9).

Lebih lanjut Juianson mengungkapkan, kejadian berawal dari perjalanan pendakian Gunung Singgalang oleh lima orang pendaki, yakni tersangka RFD (18), korban YAT (19), pacar korban FZK (17), RB (18) dan FZ (17).

Dikatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka menerangkan, kelima kawanan pendaki tersebut melakukan pendakian sejak hari Sabtu (15/9) lalu. Di mana, meraka mulai naik sekitar pukul 23.00 WIB dan sampai di cadas Gunung Singgalang sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (16/9). 

Selanjutnya, Minggu pagi mereka melanjutkan pendakian ke telaga dewi Singgalang. Sampai di telaga dewi, lima pendaki itu diguyur hujan badai hingga memutuskan untuk kembali turun ke cadas, sekitar pukul 15.00 WIB.

"Sampai di cadas, korban mengalami kelelahan hingga lemas tak berdaya. Karena harus mendapatkan pertolongan, pacar korban FZK dan dua orang  teman lainnya FZ dan RB harus turun gunung untuk mendapatkan pertolongan dengan waktu yang berbeda. Sementara tersangka harus tetap di lokasi bersama korban. Melihat korban dalam keadaan lemas, memancing nafsu korban hingga nekat menyetubuhi korban dalam kondisi lemas tak berdaya," sebut Julianson.

Lebih lanjut dikatakan, setelah melepaskan nafsu bejatnya, Selasa (18/9) sekitar pukul 04.00 WIB, barulah datang pertolongan dari warga setempat dan dilarikan ke RSUD Padang Panjang untuk diberikan pertolongan.

"Saat diperiksa, tim medis temukan sperma di celana dalam korban, RFD yang sebelumnya sudah kita amankan akhirnya  berstatus tersangka," sebut Julianson seraya mengatakan korban akhirnya meninggal dunia setelah satu hari dirawat di RSUD Padang Panjang.

Dalam kasus tersebut, tegas Julianson, tersangka dijerat pasal 286 tentang persetubuhan korban dalam kondisi tidak berdaya dan terancam hukuman kurungan 9 tahun penjara. (pul)


Tag:

Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru