oleh

Pantau Pemain Hingga Libur Puasa

PSP Matangkan Pemain dengan Ujicoba 

PADANG (Metrans)
Tim pelatih masih belum memutuskan lima dari tujuh pemain senior yang akan mengisi skuad PSP Padang. Saat ini, tim pelatih masih terus memantau kemampuan tujuh pemain senior yang ada di skuad PSP saat ini.

Selain pemain senior, tim pelatih PSP juga belum memutuskan berapa pemain U-23 yang akan masuk tim. 

"Kita masih pantau mereka hingga libur puasa. Kami masih melihat plus minus dari pemain termasuk tujuh senior," terang pelatih kepala PSP Padang Joni Efendi.


Katanya, tujuh pemain senior yang ada yakni Putra Syabilul, Eko Pujianto, Bayu Cabiak, Anggi Tofano, Angnef Syafenti dan Putra "Pacah Pahu" punya kelebihan dan kekurangan. Termasuk pemain U-23, mereka yang ada saat ini punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

"Yang kita cari pemain yang cocok main satu dengan yang lainnya. Kalau kemampuan semua pemain ada saat ini tidak ada perbedaan. Kini kita melihat karakter mereka masing-masing," terangnya. 

Matangkan di Ujicoba

PSP Padang terus mematangkan persiapan. Setelah menggelar ujicoba dengan Semen Padang U-19. PSP akan melanjutkan program uji coba. Beberapa klub lokal akan dihadapi tim berjuluk Pandeka Minang ini.

"Ini sudah masuk pra kompetisi. Saat ini kita memperbanyak games. Artinya, setiap pekan kita akan melakukan ujicoba," terang Joni Efendi.

Beberapa tim lokal sudah dijajaki untuk uji coba di antaranya tim Koto Tangah. Uji coba dengan tim Minangkabau Cup ini, untuk mematangkan kelemahan yang didapat dalam games-games sebelumnya.

"Pada games sebelumnya para pemain belum maksimal dalam menjalankan program yang kita berikan. Makanya, kita akan terus matangkan dalam ujicoba," terang Joni.

Ujicoba ini juga sarana untuk membentuk tim utama. Saat ini tim bayangan sudah terlihat. Namun beberapa pemain pelapis kemampuannya belum berkembang. Di ujicoba inilah tim pelatih mengasah kemampuan pemain pelapis ini.

"Antara pemain utama dengan pelatis masih ada jarak. Ini juga menjadi PR kita jelang masuk kompetisi," jelasnya.(can)  


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru