oleh



PSS “Dikasih” Penalti, Semen Padang Bawa Poin

Padang, Metrans – Semen Padang sukses membawa pulang satu angka dalam lawatan ke kadang PSS Selemen. Bermain di kandang PSS, Sabtu (25/5/19), Irsyad Maulana dan kawan-kawan sukses menahan tuan rumah 1-1 (1-0).

Namun, hasil ini sedikit dikecewakan para pemain Kabau Sirah –julukan-Semen Padang. Kalau wasit Armyn Dwi tidak memberikan “hadiah” penalti kepala PSS menit ke-71, Semen Padang bisa membawa pulang tiga angka.

Bukti kekecewaan pemain ini terlihat dari kartu kuning yang diberikan wasit kepada kapten tim Irsyad Maulana yang melakukan protes atas keputusan wasi ini.


Satu gol Semen Padang dalam laga ini dipersembahkan Rosad Setiawan menit ke-30, setelah menerima umpan matang Dedi Hartono. Sedangkan satu gol tuan rumah lewat titik penalti dipersembahkan, Brian Ferreira.

“Itulah sepakbola, semua bisa melihat penalti PSS ini, pertandingan live.Tapi ini keputusan wasit, saya sebagai pelatih menghormati. Yang penting kami menyukuri hasil satu poin ini. Ini modal besar bagi kita menatap laga kandang, 29 Mei nanti menghadapi Persib,” ujar pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli usai pertandingan.

Penampilan Semen Padang dalam laga kedua Liga 1 ini cukup menjanjikan. Menurunkan  dua pemain muda di sektor tengah, Fridolin Yoku dan Rosad Setiawan, penampilan Semen Padang cukup memuaskan.  Mereka mampu mengimbangi permainan PSS yang melakukan tekanan dari semua lini.

Sebelum gol Rosad, Semen Padang juga mendapat beberapa peluang, di antaranya peluang yang didapat Dedi Hartono dimenit ke-20, namun tendangan Dedi yang mendapat umpan matang dari Dany Karl Max masih mampu diantisipasi penjaga gawang PSS, Ega Rizky.

Tertinggal 0-1, PSS makin meningkatkan gempurannya, beberapa peluang berhasil mereka ciptakan, namun taktisnya penampilan penjaga gawang Semen Padang Teja Paku Alam, hingga turun minum usaha keras para pemain Slemen untuk membalas gol Semen Padang tidak menuai hasil.

Di babak kedua, pertandingan semakinmenarik. PSS yang terus berambisi membalas gol Semen Padang terus melakukan tekanan. Sebaliknya Semen Padang makin merapatkan lini belakang dan mengandalkan serangan balik.

Namun, petaka bagi Semen Padang terjadi di menit ke-71, penyerang PSS, Kushedya Yudo yang mengiring bola kedalam kotak penalti Semen Padang. Aksi Yido ini ditempel ketat pemain belakang Semen Padang, M Risqi. Karna terhalang untuk melakukan tendangan, Yudo menyatuhkan badan dalam kotak. Wasit langsung menujuk titik putih. Keputusan ini sempat diprotes para pemain Semen Padang. Namun, wasit  Armyn Dwi tetap pada keputusannya. Brian Ferreira yang dipercaya sebagai algojo berhasil meneyelesaikan tugasnya.

Dalam kedudukan 1-1, pertandingan semakin menarik. PSS terus melakukan tekanan, sebalikbnya Semen Padang hanya melakukan serangan balik. Hingga laga berakhir kedudukan 1-1 tetap bertahan. (Faisal Budiman)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru