oleh



Satpol PP Padang Sita Ratusan Liter Tuak, Walikota: Jika Memang Melanggar, Tindak!

PADANG (Metrans)
Berawal dari laporan masyarakat yang telah risih melihat transaksi jual beli tuak yang semakin bebas, Satpol PP Kota Padang menyita ratusan liter tuak di beberapa tempat di Kota Padang, Rabu (14/11) sekitar pukul 14.30 WIB.

Ratusan liter minuman itu disita petugas penegak Perda itu di kawasan pinggir Sungai Tanjuang Saba, Kecamatan Lubuk Begaluang (Lubeg), dan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan.

Plt Kasat Pol PP Kota Padang, Yadrison mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, minuman itu sudah dijual bebas, bahkan kepada anak-anak dan remaja.


“Kita langsung menyisir warung-warung yang disinyalir menjual tuak. Dari hasil penyisiran tersebut, kita menemukan tuak yang diisikan ke dalam botol- botol, serta di dalam jeriken dan ember,” bebernya.

Dikatakan, hal tersebut dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat. Pengawasan dan penindakan terhadap sesuatu yang menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat bagian tanggung jawab Satpol PP.

Sementara, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, itu memang sudah operasi rutin, dan jelas dilihat dulu barang yang dijualnya. Kalau dalam aturan dibolehkan, silahkan dijual. Namun, kata dia, kalau melanggar tentu akan ditindak.

“Dan memang itu arahan saya. Setiap saya berkoordinasi dengan Satpol PP, kepada pimpinannya juga saya bilang. Prosedural jangan sampai terlangkahi, kemudian komitmen kita,” paparnya ketika diwawancarai di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (14/11) malam.

“Pokoknya pelanggaran-pelanggaran Perda, dan kemudian karna sudah tupoksinya, operasi akan terus digiatkan dan akan terus dilanjutkan. Insya Allah di tahun 2019, akan saya tambah tenaga kontrak Satpol PP karena kita akan lebih serius,” jelasnya. (Raihan)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru