oleh

DIDUGA BERBUAT ASUSILA

Satpol PP Tertibkan Empat Pasang Remaja di Kawasan Pantai Air Manis

PADANG (Metrans)

Pemerintah Kota Padang melalui Satpol PP tak henti-hentinya melakukan monitoring dan pengawasan fungsi tempat hiburan malam, kos-kosan dan tempat wisata sebagaimana mestinya. Seperti pada hari Jumat (20/7) sekira pukul 16.00 WIB, empat pasang remaja ditertibkan petugas di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang.

Keempat pasangan tersebut berinisial  MN (18) dengan pasangannya MS (21), TA (21) dengan pasangannya HV (22), ER (19) dengan pasangannya MI (21) dan MH (19) dengan pasangannya FI (18). Kuat dugaan, mereka melakulan perbuatan asusila di lokasi yang disediakan oleh masyarakat setempat.


Namun, saat melakukan penertiban, petugas sempat dihadang oleh pemilik tempat tersebut, lantaran mereka tidak terima petugas menggeledah lokasi tempat mereka berjualan.

"Manga ko, ndak usah foto-foto. Tampek den ndak untuk maksiat ko doh , baa kok di foto-foto kadai den. (Ada apa ini, tidak usah foto-foto. Tempat saya bukan tempat untuk maksiat, kenapa difoto-foto kedai saya, -red)," teriak salah seorang pemilik warung kepada petugas sambil menghalang-halangi petugas untuk mengambil bukti dokumentasi tempat ruangan yang disekat berkotak-kotak dengan ukuran 1 x 1 meter tersebut.

Meskipun diteriaki macam-macam ancaman dan cacian, tak menyurutkan niat petugas untuk mengeledah dan memeriksa lokasi tersebut. 

Plt. Kasat Pol PP Kota Padang, Yadrison membenarkan anggotanya telah menertibkan sebanyak empat pasang muda-mudi di dalam kotak-kotak yang berukuran 1x 1 meter tersebut.

"Sengaja mereka mencoba untuk menghalang-halangi petugas melakukan pemeriksaan dan penertiban, dengan alasan warungnya tidak menyediakan tempat muda-mudi untuk berbuat maksiat disana. Namun saat digeledah, kita berhasil mendapati empat pasangan muda-mudi di dalam kotak-kotak tersebut," jelas Yadrison.

Dikatakan, untuk sementara, keempat pasangan remaja tersebut diamankan di Mako Satpol PP guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

Ia menegaskan, dalam waktu dekat, dirinya bersama anggotanya akan membongkar lokasi tersebut. "Karena dari temuan kita di lapangan, tempat-tempat tersebut sengaja difasilitasi untuk berbuat maksiat," tegas Yadrison. 

"Dalam hal ini kita akan lakukan kerjasama dengan pihak terkait dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar penyedia tempat tersebut bisa untuk dipidanakan," katanya mengakhiri. (han/hms)


Tag:

Editor :  Raihan Al Karim

COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2018



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru