oleh



Sembunyi dari Polisi, Pengedar Ganja di Payakumbuh Ditangkap Jua

PAYAKUMBUH (Metrans)

Pengejaran terhadap seorang residivis narkoba jenis ganja kering berinisial JVA panggilan Very (31 tahun) yang tinggal di Payakumbuh Timur, akhirnya membuahkan hasil.

Pria tersebut ditangkap saat hendak mencoba melarikan diri dari intaian anggota Satresnarkoba yang telah berada di lokasi tempat persembunyiannya, Sabtu dini hari (25/5) sekitar pukul 03.30 Wib atau tak beberapa lama jelang Imsak..


Sebelumnya, tersangka yang berprofesi sebagai buruh ini melarikan diri saat mengetahui dua orang remaja yang merupakan ‘pasien’nya alias pembeli narkoba dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh di dua tempat berbeda di wilayah hukum Polres Payakumbuh.

Mengetahui penangkapan itu, tersangka JVA melarikan diri dan bersembunyi di sebuah lokasi pemancingan ikan yang berada di dekat sebuah surau di Kelurahan Tanjung Gadang, Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Namun upaya pelarian tersebut tidak banyak membuahkan hasil, informan, tempat persembunyian pria yang pernah ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota itu, akhirnya diketahui bersembunyi di sebuah tempat pemancingan ikan.

Sejumlah anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh berpakaian preman menyebar di lokasi tempat JVA bersembunyi, sekitar 2 jam menunggu, JVA muncul dan berencana pergi menggunakan sepeda motor yang ia parkir di halaman musala.

Mengetahui hal tersebut, Tim Opsnal yang langsung dipimpin Dantim Narkoba, Aiptu. Supriyadi bergerak cepat membekuk tersangka. Hasilnya, tersangka yang masih dibawah pengaruh minuman keras (Miras) itu dengan mudah dibekuk meski barang bukti 2 paket kecil ganja kering sempat ia buang.

Disaksikan perangkat RT, Pemuda dan pemuka masyarakat, polisi melakukan pengeledahan dan mendapati sejumlah barang bukti narkoba di lokasi penangkapan termasuk uang yang diduga hasil penjualan narkoba.

“Iya, dalam Operasi Tumpas Bandar tahun 2019 ini, kita kembali membekuk sejumlah tersangka penyalahgunaan narkoba jenis ganja kering. Termasuk seorang residivis narkoba yang sempat melarikan diri saat mengetahui dua orang kurir dan pemakai Narkoba melarikan diri,” sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrasetiawan Setyowibowo melalui Kasat Resnarkoba, Iptu. Zulhendri didampingi Dantim Opsnal Satresnarkoba, Aiptu. Supriyadi dan Kasubag Humas Polres Payakumbuh, Iptu. Rika Susanto, Sabtu (25/5).

Kepada polisi, tersangka JVA meminta untuk tidak dilakukan penggeledahan ke rumah istrinya di Payakumbuh Timur, sebab ia merasa malu karena kembali ditangkap karena kasus narkoba, apalagi istri dan anak-anaknya bakal merasa malu.

“Jangan ke rumah saya, Pak. Malu saya, Pak. Tembak saja saya, Pak,” ujarnya memohon.

Namun Polisi yang tidak percaya bahwa tersangka tidak lagi menyimpan narkoba, tetap melakukan penggeledehan di rumah istrinya itu. Hasilnya, polisi kembali menemukan 1 paket kecil ganja kering, 1 buah gunting serta 1 pack plastik yang diduga sebagai pembungkus ganja kering.

Sebelum membekuk tersangka JVA, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh terlebih dahulu membekuk dua orang tersangka lainnya, keduanya RN, EF merupakan warga Payakumbuh Barat.

Hingga kini, ketiga tersangka masih ditahan di Mapolres Payakumbuh untuk pemeriksaan lanjutan (Lili Yuniati)


COPYRIGHT © METRO ANDALAS 2019



Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru